Eksis dengan Internet adalah Awal Suksesnya Sang Jemari Ajaib

Bahagia. Terharu. Tertantang. Tiga kata yang mewakili setiap tarian jemari ajaibku untuk terus menulis dan menulis. Baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya. Bahkan menulis pesan singkat pun (baca: SMS) adalah hal yang membiasakan jemari untuk tidak alpa dari bercengkeramanya jemari bersama huruf dan angka. Dunia maya menarik kehidupan nyataku untuk menjadi seorang yang eksis dengan internet. Sebuah dunia yang didalamnya terdapat sebuah komunitas yang abstrak. Hanya huruf dan angka bahkan emoticon sebagai wakil jasadiyah untuk mengungkapkan segala bentuk rangkaian kata yang berupa kalimat. Tidak harus bertemu muka dan menghabiskan biaya yang besar untuk mengunjungi tempat kerabat yang terpisah pulau. Bahkan tidak sedikit kerabat saya berada di belahan bumi yang lain dan hanya dapat merasakan kehidupan dan kehadirannya pada saat eksis dengan internet.

Eksis dengan Internet – Langkah Awal yang Tidak Mudah

Saya mengenal dunia maya (baca: internet) tidak semudah saat ini. Saya harus merogoh beberapa uang receh bahkan lembaran-lembaran rupiah untuk masuk ke dalam sebuah kotak untuk mengakses informasi di internet apalagi jaraknya lumayan jauh dari rumah. Memang kedengarannya tampak murah saja ketika disebut/dibaca pada sebuah kios yang memberikan jasa internet adalah Rp. 3.000/jam. Namun, ketika sudah mulai melangkah dengan klik yang pertama, maka klik-klik selanjutnya akan membuat kita betah untuk terus berselancar bahkan ingin menetap di dunia internet tersebut akibat informasi yang beragam dan menarik. Di samping itu, hobi menulis selalu menarik saya untuk membuka situs-situs yang menyediakan lowongan untuk menulis, seperti informasi lomba kepenulisan dan juga lowongan untuk penulis-penulis lepas. Tidak jarang uang jajan harus saya sisihkan untuk keperluan internet, sebab saat itu (tahun 2007-an) saya belum mempunyai laptop atau netbook yang dapat digunakan untuk mengakses wifi atau hotspot gratisan yang beredar. Sehingga sedikit banyaknya harus keluar masuk warung internet (warnet). Sejak saat itu, eksis dengan internet menjadi sebuah rutinitas dan rasanya akan sangat hambar ketika dalam sehari tidak membuka dunia maya alias internet. 

Eksis dengan Internet – Life Style dan Cyber Addicted

Memasuki tahun 2008 kebiasaan saya untuk eksis dengan internet harus terhenti akibat permintaan ayah saya (sudah almarhum dan semoga senantiasa dilimpahkan rahmat kepadanya) untuk segera menyelesaikan studi saya di program strata dua. Ternyata, saya kembali tergoda untuk eksis dengan internet meski harus terfokus pada seputar studi yang saya geluti saat itu. Eksis dengan internet terbatasi hanya pada masalah-masalah tugas dan perkuliahan saja. Meskipun demikian, saya tetap saja mensyukuri karena bisa tetap eksis dengan internet saat itu. Sebab sudah menjadi gaya hidup dan memang sudah layaknya candu untuk terus eksis dengan internet.

 

Setelah studi selesai dan segala hal yang berkaitan dengannya tidak lagi menjadi beban, eksis dengan internet kemudian mengubah warna hidup saya. Mei 2011 menjadi saksi sejarah bagaimana saya eksis dengan internet. Setelah mengikuti sebuah blogging event yang diadakan oleh sebuah advertiser connecting (baca: ID BlogNetwork) eksis dengan internet mulai terlihat. Bahkan dari event tersebut, saya kemudian terkenal dengan tulisan saya yang bertemakan “Sekolah Kandang Sapi”. Dari tulisan itulah akhirnya saya terkenal dengan “Mbak Rahmah – Sekolah Kandang Sapi”. Julukan ini kemudian tersebar seantero Blogger Nusantara. Lagi-lagi eksis dengan internet membuat saya kemudian mudah dalam hubungan sosial. Memang dalam kenyataannya saya memiliki sifat yang mudah bergaul dengan siapa saja dalam konteks yang wajar.

Eksis dengan Internet

Eksis dengan dan karena Internet

Tidak hanya sampai disitu. Eksis dengan internet kemudian membawa saya pada sebuah keharusan untuk menulis apapun yang memberikan isu positif terhadap apa saja, baik itu berupa kontes postingan atau yang berhubungan dengan review tentang sesuatu hal. Dan dari situlah saya menikmati kebahagiaan menjadi pemenang di berbagai kontes tersebut. Dan sejak saat itu, saya terus melatih kualitas tulisan saya agar tetap eksis dengan internet dalam nuansa kata yang terarah. Saya pun tidak ingin apa yang saya tuliskan kemudian nantinya menyesatkan pembacanya, sebab yang menanggung beban dosanya adalah saya sendiri. Sudah menjadi kewajiban saya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat terhadap tulisan-tulisan saya di dunia maya. Sebab, julukan jemari ajaib hanya bisa bersandar pada manfaat tulisan yang disajikan untuk pembaca.

Eksis dengan Internet – Membawa Saya Mendapatkan Penghasilan

Mendapatkan penghasilan akibat eksis dengan internet ternyata bukan sebuah impian belaka. Meskipun sampai saat ini belum terbilang besar jumlah rupiah yang saya dapatkan dengan eksis dengan internet, tetapi setidaknya saya telah membuktikan bahwa rupiah juga dapat saya hasilkan lewat dunia maya. Asalkan ma uterus berusaha dan tidak putus asa semuanya akan menjadi luar biasa. Hal positif inilah yang membuat saya betah eksis dengan internet.

Eksis dengan Internet – Kamera Canon, Blackberry Curve dan Camcorder JVC sebagai Pelengkap yang Selalu Menemani Jemari Ajaib

Menulis tidak hanya membutuhkan pena dan selembar kertas saja, tetapi membutuhkan keyboard dan jari-jari yang selalu ringan untuk mengukir kata. Semua itupun tak lengkap tanpa bantuan sebuah kamera, ponsel Blackberry (sering disingkat dengan BB) dan juga alat perekam untuk membuat video. Pelengkap ini menemani saya untuk mengembangkan tulisan akibat terdapatnya bukti otentik berupa gambar dan video serta alat komunikasi untuk tetap eksis dengan internet khususnya sosial media. Gambar dan video memang tidak pernah bisa bersuara dengan apa yang ditampilkannya tetapi tulisan jemari ajaib saya yang kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang dapat terpahamkan meskipun menggunakan bahasa yang masih membutuhkan perbaikan demi perbaikan. Sebab, itulah resiko ketika menerjunkan diri dalam dunia kepenulisan terlebih lagi ketika dunia kepenulisan tersebut berada dalam dunia maya. Secara otomatis eksis dengan internet sudah tidak terelakkan lagi.

Kamera dan camcorder ini pula yang juga membangkitkan semangat seniku dalam menghargai setiap bentuk ciptaanNya yang terhampar luas. Mengabadikannya bentuk kekagumanku yang bisa menjadi bahan tulisan tentunya.

Eksis dengan Internet – Mulai Memakai AXIS Eksis untuk Keperluan Internetan

Eksis dengan Internet adalah Awal Suksesnya Sang Jemari Ajaib

Kini semakin bermunculan operator seluler yang memberikan fasilitas murah. Tidak lain dan tidak bukanlah hanyalah untuk memfasilitasi kebutuhan eksis dengan internet kita semua. AXIS Eksis hadir dengan segala bentuk promosi yang ditawarkan kepada pengguna AXIS. Dan sebagai kaum muda, Promos Eksis yang diberikan AXIS sudah sangat membantu. Tergantung dari kita sendiri akan memilih produk yang mana dan sesuai dengan saku masing-masing. Kebiasaan bahkan sekarang sudah menjadi sebuah pekerjaan, eksis dengan internet memang membutuhkan operator seluler yang murah agar tidak lebih besar pasak daripada tiang. Dan dalam rangka Blog Writing Competition ini saya sangat berharap agar AXIS dapat terus mengembangkan kreativitas dan inovasi-inovasi terbarunya untuk terus mendukung saya mengembangkan potensi jemari ajaib ini agar tetap eksis dengan internet.

7 Responses to “Eksis dengan Internet adalah Awal Suksesnya Sang Jemari Ajaib”
  1. elvira157 says:
  2. addyn says:
  3. Azis says:
  4. Dwi Wahyudi says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *