Rekomendasi Reksa Dana Syariah dengan Kinerja 1 Tahun Tinggi di Makmur

Reksasana Syariah Aplikasi Makmur

Pencapaian imbal hasil (return) satu tahun sering kali menjadi indikator utama yang diamati investor saat menyeleksi produk reksadana syariah ataupun reksadana campuran Makmur.id. Meski demikian, angka imbal hasil tersebut idealnya dievaluasi secara menyeluruh bersama metrik lainnya, seperti jenis kelas aset, skala dana kelolaan (AUM), tingkat efisiensi biaya, hingga riwayat penurunan maksimum (drawdown) untuk mengukur ketahanan produk saat pasar terkoreksi.

Berdasarkan pembaruan data dari katalog di Makmur.id per 7 Oktober 2026, terdapat tiga produk reksa dana syariah yang tampil menonjol dari segi pertumbuhan imbal hasil satu tahun. Berikut ulasan lengkap mengenai karakter, rekam jejak, hingga tingkat risiko dari masing-masing instrumen tersebut.

1. Capital Sharia Fixed Income

Capital Sharia Fixed Income memimpin rekomendasi ini dengan torehan imbal hasil satu tahun yang bertumbuh paling tinggi, yakni sebesar 6,72%. Sebagai produk berjenis Pendapatan Tetap, instrumen ini mengelola dana (AUM) sekitar Rp616,93 miliar dengan posisi Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit di level Rp1.245,45. Kinerja sejak awal tahunnya (YTD) juga terpantau meningkat sebesar 5,01%.

Menilik performa jangka menengahnya, produk yang dikelola oleh PT Capital Asset Management ini sukses membukukan pertumbuhan tiga tahun sebesar 23,43%. Tercatat resmi di OJK dengan tanggal efektif 5 Juni 2023, instrumen ini menawarkan tingkat expense ratio yang cukup efisien di angka 1,21% dan mensyaratkan batas minimum pembelian awal Rp100.000.

2. Sucorinvest Sharia Balanced Fund

Sucorinvest Sharia Balanced Fund menyusul ketat di posisi kedua dengan pertumbuhan imbal hasil satu tahun mencapai 6,70%. Berbeda dengan kedua produk lainnya, instrumen ini berjenis Campuran, yang berarti portofolionya dialokasikan secara strategis pada aset saham dan pendapatan tetap syariah. Produk yang efektif terdaftar di OJK sejak 8 Mei 2019 ini memegang dana kelolaan (AUM) raksasa senilai Rp1,7 triliun dengan NAB per unit di posisi Rp1.272,23, serta pertumbuhan YTD sebesar 4,22%.

Rekam jejak kinerjanya terbukti tangguh, mencatatkan peningkatan tiga tahun sebesar 22,45% dan pertumbuhan lima tahun mencapai 12,06%. Namun, potensi imbal hasil yang lebih agresif ini diiringi dengan fluktuasi yang lebih dalam. Drawdown lima tahunnya tercatat mengalami penurunan sebesar 16,27%, sementara drawdown maksimumnya menyentuh angka 33,46%. Calon investor juga perlu memperhitungkan expense ratio produk ini yang berada di level 4,02%, serta batas minimum investasi yang ditetapkan sebesar Rp100.000.

3. Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A melengkapi daftar ini dengan capaian imbal hasil satu tahun yang bertumbuh kokoh di angka 6,30%. Produk Pendapatan Tetap ini memiliki daya tarik utama berupa skala kelolaan (AUM) yang sangat masif, menembus Rp2,57 triliun. Dengan posisi NAB per unit Rp1.210,10, instrumen ini merupakan opsi paling inklusif berkat batas minimum pembelian awal yang sangat ringan, yakni mulai dari Rp10.000.

Momentum kinerja produk ini terus bergerak positif, terlihat dari peningkatan YTD sebesar 4,75% dan pertumbuhan tiga bulan terakhir di level 2,84%. Terdaftar di OJK sejak 21 September 2023, produk ini memiliki tingkat stabilitas yang sangat baik dengan catatan drawdown terbatas pada penurunan 1,15%. Sebagai pertimbangan tambahan, instrumen ini menetapkan expense ratio di angka 2,08%.

Ketiga instrumen reksa dana syariah di atas menyajikan keunggulan dengan karakter risiko yang berbeda-benar. Capital Sharia Fixed Income tampil paling prima dari segi pertumbuhan imbal hasil satu tahun (6,72%) sekaligus memimpin efisiensi biaya lewat expense ratio terendah (1,21%). Di sisi lain, bagi Anda yang siap menghadapi fluktuasi lebih tinggi demi mengejar peluang dari kombinasi aset ekuitas dan obligasi, Sucorinvest Sharia Balanced Fund menghadirkan potensi pertumbuhan jangka panjang yang kokoh. Namun, apabila prioritas Anda adalah rasa aman melalui kelolaan dana berskala jumbo (AUM Rp2,57 triliun) yang dipadukan dengan modal awal sangat merakyat, Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A menjadi pilihan yang sangat ideal untuk diakumulasi mulai dari Rp10.000 saja.

Investasi Reksadana Lebih Tenang Bersama Makmur

Menelusuri rekam jejak jangka pendek hingga jangka panjang seperti deretan produk di atas akan lebih mudah bila didukung data yang lengkap dan konsisten. Jadi, Anda bisa gunakan Makmur untuk memulainya.

Rekomendasi Reksa Dana Syariah dengan Kinerja 1 Tahun Tinggi di Makmur 1

Makmur dikembangkan oleh para pakar teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley serta Wall Street, dengan teknologi analisis berbasis data yang dirancang untuk membantu Anda menyusun rencana kekayaan jangka panjang. Kredibilitas tersebut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta untuk kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.

Saat ini lebih dari satu juta pengguna telah memercayakan investasinya melalui aplikasi Makmur dengan rating 4,8. Sistemnya aman dan tersertifikasi ISO 27001, sehingga data serta transaksi Anda tetap terlindungi. Anda dapat memulai dari nominal kecil, lalu menambahnya secara bertahap sambil menelusuri rekam jejak tiap produk di aplikasi reksa dana terbaik dan terpercaya ini.

Facebook
Twitter

Related Posts

17 Responses

  1. In this economy, ngeri ngeri sedap bagi saya membicarakan soal investasi. Tapi bukan berarti anti ya…
    Investasi itu perlu. Apalagi kalau memang tahu seluk beluknya.
    Menelusuri rekam jejak jangka pendek hingga jangka panjang seperti deretan produk di atas, ditambah dukungan data yang lengkap dan konsisten sepertinya Makmur banyak direkomendasikan oleh banyak pihak ya.

    Apalagi Makmur ini dikembangkan oleh pakar teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley serta Wall Street. Mereka sudah terpercaya dan profesional kan ya?
    Teknologi analisis berbasis data yang dirancang untuk membantu menyusun rencana kekayaan jangka panjang dari Makmur boleh juga nih

    Keberhasilan Makmur mendapatkan penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta untuk kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online bisa jadi modal bagus juga untuk memulai investasi di sana

  2. TErtarik untuk juga untuk investasi reksa dana syariah cuma masih ragu buat memulai, karena belum memahami cara kerjanya.
    Kayaknya memang lebih baik menggunakan aplikasi reksadana yang menawarkan kemudahan buat kita dalam mengelola investasi reksadana.
    Patut di coba menggunakan makmur ini, ternyata banyak kelebihan yang ditawarkan juga aplikasi ini dijamin aman dan sudah tersertifikasi.

  3. Di dunia investasi ini aku termasuk baru dan aku baru tahu tentang aplikasi makmur ini..sudah pernah satu dua kali membacanya,,jadi bisa kita jadikan referensi kalo kita pengen mulai investasi ya…Ketiga reksadana syariah juga diatas juga bisa kita jadikan referensi pilihan untuk yang ingin mulai berinvestasi di reksadana…
    Saya sendiri saat ini juga memilih reksadana syariah sebagai salah satu instrumen investasi karena relatif stabil dibandingkan investasi saham yang saat ini tampaknya sedang ngeri2 sedap…

  4. Dulunya pernah sih investasi reksadana syariah macam begini, tetapi karena kebutuhan hidup, akhirnya semuanya diambil dan digunakan, deh. Yah, begitulah pilihan kehidupan ya, inginnya kita punya investasi, tetapi ternyata kenyataan berkata lain.

  5. Kalau sistemnya aman, jadinya tuh bikin tenang buat invest.
    Terlebih jelas juga lembaganya alias kredibel. Sehingga tinggal lanjutin deh reksa dananya tanpa khawatir

  6. Waah baru tahu ada platform investasi Makmur mba. Aku pake platform lain soalnya untuk investasi saham dan Reksadana. Tapi jujur sekarang ini lagi off yang namanya Reksadana dan saham , takuuuuut, kondisi lagi gonjang ganjing ga jelas ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜….

    Dulu zaman masih sering beli Reksadana , aku biasa beli yang agresive dan speculative. Soalnya risk level ku itu speculative. Artinya aku memang suka ambil yang high risk, high return.

    Jarang sih ambil yang tipe aman kayak pendapatan tetap. Cuma mungkin di zaman gonjang ganjing begini, yg tipe aman lebih bijaksana dipilih. Karena pastinya lebih stabil

  7. Di tengah gejolak ekonomi dunia dan geopolitik yang gonjang ganjing, memang kita kudu makin bijak, teliti dan mendetail ketika akan bikin keputusan finansial.

    Termasuk menentukan akan investasi apa dan platform apa .
    Makmur jadi opsi yang bisa diambil.

  8. Pada situasi masa sekarang ini memang kudu smart banget dalam prihal keuangan, termasuk keputusan-keputusan berinvestasi. Mengecek detail terkait perizinan, keamanan, hingga rating. Nggak nyangka sih kalau platform Makmur ini ratingnya tinggi. Semoga saja setiap keputusan investasi yang dilakukan berdasarkan pertimbangan matang, semoga tetap cuan, dan bisa nambah terus nilai investasi nya.

  9. Aku pernah invest di Sucorinvent mbak Amma. Walo returnnya nggak besar, cuma menurutku dia yang paling stabil di tengah kondisi ekonomi yang kayak gini.

    Makanya dibeberapa instrument, dia cukup jadi juara 5 besar di daftar investasi yang menjanjikan.

    Cuma sekali lagi, kalau titip investment tetep perlu cari tempat yang aman. Makmur ID nih bisa jadi rekomendasi dengan melihat reviewnya yang positif. ๐Ÿ’ž

  10. Sucorinvest sama Syailendra tuh biasanya produknya mantap. Bahkan di reksadana syariahnya jg punya yield lebih tinggi dibandingkan kompetitor.

    Enaknya pake Makmur tuh gt. Bs pake fitur buat menyeleksi reksadana mana saja yang punya yield lebih tinggi. Dan bener sih, reksadana pendapatan tetap dan campuran tuh biasanya yg lbh tinggi yieldnya. Kalo yg lain mah fluktuatif. Cocok buat yg suka fluktuasi. Kyk reksadana saham tuh.

    Tp kalo pengen aman ya reksadana pendapatan tetap dan campuran ini udh paling moderat sih. Kalo reksadana pasar uang biasanya yang paling rendah. In this economy apalagi. Hehe.

    Tp tetap lihat semua porto ya. Kadang bs sebaliknya loh. Kl saham lagi anjlok gini, ya amsyong deh kalo msk reksadana saham.

  11. Saya sudah coba yang Syailendra beberapa waktu yang lalu, berhubung butuh dana akhirnya reksadana nya dijual dan memang hasilnya bagus waktu itu. Sekarang belum beli lagi, semoga bisa invest reksadana lagi
    Bagi saya yang pemula invest, better memilih reksadana kok, kan ada yang kelola, salah satunya Makmur ini, kita tinggal menunggu saja hasilnya

  12. Buat yang profil risiko investasinya moderate, emang reksa dana jadi pilihan yang masuk akal. Cuma pemilihan mau yang mana ini yang beragam.

    Rekomendasi kayak gini tuh sangat membantu untuk jadi bahan pertimbangan.

    Sudah banyak juga ya pengguna Makmur. Udah sejuta lebih.

  13. Aplikasi makmur ini sering muncul ya. Tapi aku belum pernah pakai. Karena sudah punya dua aplikasi serupa.

    Capital Sharia Fixed Income sama Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A ini aku baru dengar. Kalau Sucorinvest Sharia Balanced Fund sih udah familiar.

  14. Investasi reksadana di jaman sekarang sungguh praktis sekali dengan menggunakan aplikasi Makmur sebagai pilihan yang menarik bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dengan praktis dan mudah. Aplikasi Makmur membantu pengguna mengenal berbagai pilihan reksadana sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing. Dengan tampilan yang mudah dipahami, pemula dapat belajar mengelola keuangan dan membangun kebiasaan berinvestasi secara bertahap.

    Namun, sebelum berinvestasi, pengguna tetap perlu memahami risiko, membaca informasi produk, serta menyesuaikan pilihan reksadana dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Keuntungan investasi tidak selalu tetap karena nilai investasi dapat naik maupun turun. Oleh karena itu, penting untuk berinvestasi secara bijak dan berorientasi pada tujuan jangka panjang.

  15. Aku baru tau ternyata reksa dana syariah juga punya pilihan dengan karakter dan tingkat risiko yang beda beda ya Mba. Dibikinin perbandingan kinerja, biaya, sampai risiko penurunannya bikin aku lebih paham Mba. Jadi belajar bias kita gak cuma tergiur ngeliat angka return yang tinggi, tetapi juga belajar memahami produk sebelum mulai berinvestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *