Tutorial

Cara Menghapus Broken Link di Blog

Cara Menghapus Broken Link di Blog – Sebelumnya saya berterima kasih pada sahabat blogger, Mbak Sari dan Wulan, yang telah mengangkat hal ini ke permukaan. Rasanya benar-benar sangat membantu dalam menjaga kualitas blog yang selama ini sudah dirawat layaknya anak sendiri.

Mengenal Lebih Dekat dengan Broken Link

Masih ada yang bertanya, apa itu Broken Link? Dari katanya saja sudah bisa diartikan ke Bahasa Indonesia sebagai “Link Rusak”. Ya, memang broken link itu adalah link yang rusak. Rusaknya tidak pecah berkeping-keping layaknya barang pecah-belah, tidak patah layaknya hati yang ditinggal sang kekasih, *ooppss larinya ke hati… hehe… (moga aja nggak ketahuan kalau lagi galau tingkat dewa).

Kok Bisa Tahu di Dalam Blog Ada Broken Link?

Jangan seperti orang yang hidup di zaman yang nggak ada internet lha yaa. Semuanya bisa dicari dengan serach engine. Ketik saja di Google kata “broken link” maka akan muncul deretan kata kunci. Sesuai pengalaman yang paling di atas adalah “broken link checker”. Nah, jika klik kata kunci tersebut, maka muncullah di halaman pertama dan berada di nomor urut satu, situs www.brokenlinkcheck.com. Silakan menggunakan situs tersebut untuk mengetahui berapa broken link yang bertengger di blog Anda selama ini.

Broken Link Checker

Ketik Domain Blog yang Ingin Diketahui Broken Link-nya

Dan hasil broken link yang ada di dalam blog saya tidak tanggung-tanggun, ada 248 link. Broken link ini tersebar, baik di dalam postingan blog maupun dari para komentator yang sudah berbaik hati meninggalkan jejak di postingan saya selama ini.

Broken Link yang harus dihapus di blog untuk performa blog bagus

Apa yang selanjutnya yang harus saya lakukan? Angka ratusan sejenak membuat kepala saya pening. Butuh menghirup udara segar dulu untuk kemudian kembali berkutat dengan broken link tersebut…

Bagaimana Memperbaiki Broken Link secara Manual?

Sebagaimana barang yang rusak, broken link atau link rusak pun bisa diperbaiki. Namun, memperbaiki di sini adalah sebisa mungkin menghilangkannya dari blog. Caranya yaa dengan menghapus pastinya. Selanjutnya akan dibahas, cara yang saya lakukan pada blog saya ketika menemukan broken link tersebut. Menghapusnya seperti apa?! Dan memperbaikinya seperti apa?!

Ternyata, belum ada cara praktis menghapus atau memperbaiki broken link tersebut selain dengan cara manual. Huft, bayangkan saja 200an broken link bisa sampai berapa lama? Seperti yang saya katakana sebelumnya, udara segar ternyata bisa mengembalikan pikiran dan perasaan saya sedikit lebih tenang. Mengingat bahwa akan menghapus dan memperbaiki broken link yang mau tidak mau sebaiknya menjadi perhatian.

Sejumlah broken link yang harus saya hapus ternyata memiliki riwayat berbeda-beda sesuai dengan server response. Link yang rusak kebanyakan datang dari para komentator di blog. Berikut jenis-jenis server response yang muncul pada broken link blog saya:

  • 404 atau Page Not Found; link dengan respon seperti ini berarti link sudah dihapus oleh pemiliknya. Bisa jadi blog-nya sudah dihapus, domain tidak diperpanjang, dan sebagainya.
  • Bad Host atau Invalid Host Name; link yang diberikan oleh komentator di blog tidak pernah terdeteksi oleh server. Bisa jadi memang link tersebut tidak pernah ada. *uppss hantu?!
  • Bad URL atau Malformed URL; link yang dituliskan kemungkinan ada kesalahan atau kurang dalam pengetikan URL, misalnya kurang garis miring, titik dua, atau nama domain yang kurang tepat.
  • 522 atau Connection Time Out; server merespon terlalu lama menuju link yang dimaksud. Bisa jadi karena link yang dituju terlalu lama loading, biasanya karena ramai traffic atau memang berat.
  • Reset; link yang dituju mengalami down connection server.

Hmmm… kebanyakan hasil di blog saya adalah 404 dan bad host. Selanjutnya bagaimana saya mengatasi hal tersebut di atas. Jika terjadi pada komentar di blog, baik itu 404 atau bad host, saya hanya mengedit bagian nama + link URL dari komentator tersebut. Jadi, tidak menghapus komentarnya. Tetap membiarkannya ada meski tidak mengarahkan pada situs, blog atau web manapun.

Komentar Bad Host

Salah Satu Komentar Bad Host

Komentar yang Akan Dihapus Link-nya

Menghapus Link di Bagian URL

Perbedaan Komentar Dengan dan Tanpa Link

Komentar Tanpa Link (terlihat perbedaan warna)

Sedangkan jika terdapat dalam postingan, mau tidak mau saya menghapusnya (link-nya saja, bukan postingannya). Apalagi jika postingannya dalam rangka mengikuti event giveaway atau lomba blog yang sudah lewat, maka tidak ragu langsung menghapus broken link yang atas server response memang mengarah ke postingan tersebut.

Nah, kalau teman-teman sendiri bagaimana dengan blog-nya? Sudah aman dari broken link atau masih mau memeliharanya? Tetapi buat apa juga? Hehe…  cara menghapus broken link di blog yang saya lakukan ini masih bisa berkembang kemudian hari. Siapatahu ada yang sudah menemukan cara praktisnya. Lumayan banget nih capeknya lihat 200-an broken link… *Yuk, saya mau lanjut hapus/edit lagi nih masih ditemani makanan ringan dan sebotol air mineral…

30 Comments

  1. Anggarani Ahliah Citra Desember 11, 2015
    • Chemist Rahmah Desember 11, 2015
  2. Meutia mansur Desember 11, 2015
    • Chemist Rahmah Desember 11, 2015
  3. andyhardiyanti Desember 11, 2015
  4. fifi Desember 11, 2015
  5. windah saputro Desember 11, 2015
  6. Iskandar Desember 12, 2015
  7. Jarwadi MJ Desember 12, 2015
  8. Indah Primadona Desember 12, 2015
  9. Mas Irwin Desember 12, 2015
  10. Ety Abdoel Desember 12, 2015
  11. Lidya Desember 14, 2015
  12. Nia Haryanto Desember 14, 2015
  13. nunu amir Oktober 1, 2016
  14. Leyla Oktober 2, 2016
  15. Silviana Oktober 7, 2016
  16. Ila Rizky Oktober 18, 2016
  17. rita asmaraningsih November 15, 2016
  18. rita asmaraningsih November 15, 2016
  19. Monika Putri Desember 16, 2016
  20. Vety Fakhrudin Desember 26, 2016
  21. Diah Desember 29, 2016
  22. Reni Dwi Astuti Desember 29, 2016
  23. Siti Mudrikah Januari 2, 2017
  24. Ophi Ziadah Juni 3, 2017
  25. Bocah soenyi Oktober 19, 2017
  26. Shanty Dewi Arifin Februari 19, 2018
  27. Emiria Letfiani Maret 15, 2018
  28. Agus Supriyono Desember 3, 2018

Leave a Reply

Instagram