“Mbak, kalau saya titip Salad Sayur, bolehkah?”ย Tanya saya pada pemilik lapak karena sebelumnya sudah menitipkan aneka puding.
“Oh, boleh banget, Mbak. Tapi buat yang harganya minimalis ya. Soalnya kita skala-nya bukan Premium.” Jawab pemilik lapak.
“Hmm… baiklah. Bismillah laris manis.”ย
***
Lebih kurang seperti itu percakapan saya denganย ownerย Bursa Bekal yang berlokasi di Surabaya. Memang harga di lapak-lapak bekal tidak bisa terlalu tinggi karena pelanggannya bukan kelas atas. Bahkan kelas atas jug ada kok yang beli karena memangย in this economyย paling nyaman cari harga standar tetapi masih nikmat alias enak untuk dikonsumsi. Pun sehat jadi tidak perlu ikut-ikutย trendย langganan makanan sehat tetapi harganya sangatย overbudget.ย
IRT Jualan Salad,ย Why Not?ย
“Jual saja apa yang menjadi kesukaanmu. Temukan dulu STRONG WHY sebelum memutuskan jenis jualannya.”
Setidaknya lebih kurang seperti itu pendapat teman yang mengingatkan lagi bahwa memilih sesuatu yang harus dilakukan dan diseriusi itu harus paham dulu alasan terkuat mengapa mau melakukannya. Ya, memang dia tempat berbagi ide buat saya karena selalu memberikan pandangan atas segala sesuatu.
Jualan Salad Sayur bagi IRT seperti saya memang mudah. Soalnya tidak perlu lama-lama di dapur. Hanya mengukus 2 jenis sayuran saja, wortel dan jagung, dan merebus telur dan pastinya menyiapkan sayuran lainnya sebagai bagian dari bahannya. Lagipula, yang menjadi alasan utama menjual Salad Sayur adalah karena ingin menebar kebiasaan sehat. Soalnya saya berpikir lebih panjang ke depannya, usaha ini akan dihisab juga sama Allah. Setidaknya niat saya berjualan ini sudah tercatat untuk menebar kebaikan.
Ya, IRT yang punya harapan selamat di akhirat kelak, itu bukan sesuatu yang mustahil, bukan? Makanya sangat senang kalau kemudian kegiatan mendatangkan cuan adalah hal baik tidak hanya sebatas di dunia saja.
Selain itu, hal terpenting adalah bisa tetap dilakukan meski sambil menemani anak-anak di rumah. Bahkan anak-anak yang sudah agak besar saya ajak untuk mengenal jualan bundanya dan kalau bisa ada yang dibantukan dari mereka. Tidak eksploitasi tetapi setidaknya mereka tahu bahwa bundanya selalu punya cara berdaya dari rumah dan tidak gengsi punya ibu yang cuma IRT saja.

Bagaimana Langkah Memulainya?
Nah, pasti ada yang bertanya-tanya juga bagaimana saya kemudian memilih berjualan Salad Sayur sementara juga menerima pesanan aneka puding? Sebenarnya langkahnya mudah. Kebetulan saya kenalย supplierย sayur-sayuran hidroponik dan organik. Saya juga konsumsi beberapa sayur dari tempat tersebut. Nah, setelah memastikan stok selalu ada, saya beranikan diri menawarkan untuk berjualan di lapak yang sudah tersampaikan di atas.
Kemudian melihat-lihatย packagingย orang-orang di media sosial yang berjualan Salad seperti apa. Tentukan kemudian buat logo usaha. Kebetulan kalau di lapak tempat menitipkan tidak boleh menggunakan logo sendiri sehingga ada label atau logo lapak yang harus ditempelkan. Saya pun tidak keberatan dan mereka tidak membatasi juga untuk pesanan di luar lapak.
Yaa seperti itu kemudahannya. Awalnya itu cuma berani buat 2-3 pax karena mau melihat antusias konsumen dulu. Beruntung karena makin lama (sudah berjalan 3 bulan) ternyata pembeli makanan sehat seperti Salad Sayur itu selalu ada dan menghabiskan stok yang dititipkan.
Selama yakin bisa memberikan yang terbaik, jalani saja. Alhamdulillah sudah banyakย reviewย positif dari Salad yang saya buat. Bahkan ada pelanggan lapak yang setiap Senin-Kamis sudah memesan untukย keepย stok Salad yang ada di lapak agar tidak kehabisan.
Harga Minim, Kualitas Oke dan Rasa Enak
Makin lama saya makin percaya diri menjual Salad Sayur karena memang bahan yang digunakan bukan bahan sembarangan. Padahal harganya sangat minim sekali untuk di lapak karena memang target pasarnya adalah orang-orang yang membutuhkan sarapan dari kalangan menengah ke bawah. Meski yaa ada saja kalangan menengah ke atas yang borong stok di lapak,ย haha.ย Siapa yang tidak mau harga Salad murah tetapi rasanya enak dan sayurnya selaluย fresh?ย
Bahkan di saat-saat tertentu malah diberikan bersama dengan puding sebagai salah satu media promosi,ย hehe.ย Ya, bisnis dan wirausaha untuk IRT terkesan mudah dan tidak perlu terlalu pusing memakan waktu menyiapkannya. Soal rasa memang selera masing-masing orang.
Bahkan ada pelanggan saya yang tidak mau ada tambahan Kubis Ungu karena tidak suka. Saya pun menghargai dan salah satu jalannya adalah menambahkan pelengkap lain atau salah satu jenis sayuran yang ada jumlahnya jadi lebih banyak. Selama masih menutupi harga produksi, masih aman.
Jual Salad Apa Saja?ย
Kalau boleh jujur, saya tidak hanya menjual Salad Sayur Telur/Ayam saja. Biasanya ada permintaan Salad Buah dan Salad Jelly. Nah, saya selalu berusaha membuatnyaย readyย di lapak. Hanya saja selalu berusaha dibuat PO dulu sebab sekarang ini harga pada naik semua. Supaya tidak terbuang percuma jika tidak laku, maka saya mengutamakan by PO.
Salad Jelly itu sendiri, sausnya sama seperti Salad Buah hanya saja isiannya adalah jelly berbentuk hati dan bulat dengan tiga jenis rasa buah-buahan.
Bisa Dipesan Online?
Bisa, dong. Selama masih area Surabaya pasti diusahakan. Selama saya tidak ada urusan keluarga yangย urgentย pasti tetap dilayani. Belum bisa buka di marketplace karena margin harga memang benar-benar masih proses ditindaklanjuti. Sebab, jangan sampai ada yangย ngedumelย harga saat ambil di rumah dengan beliย onlineย berbeda, haha.
Kalau lihat logo di atas pasti sudah bisa baca pemesanan melalui nomor yang mana. Hmm… atau saya sebutkan saja ya di bawah ini:
ORDER SALAD SAYUR AYAM/TELUR bisa ke WhatsApp 0812-4165-2717
Jika menginginkan dalam jumlah lebih dari 5 pax, sebaiknya pesan H-2 karena ketersediaan bahan baku selaluย freshย jadi butuh persiapan untuk menunggu kiriman dariย supplier.ย
***
Well,ย sejak menjual salad sayur dari Februari lalu, saya kemudian yakin bahwa menjajakan sesuatu yang sehat itu rasa bersalahnya nyaris tidak ada. Bahkan hanya berusaha menyerahkan semua urusan dalam hal mendatangkan pembeli dari Allah. Selama saya sudah usaha maksimal,ย it meansย hasilnya bukan lagi urusan saya sebagai manusia. Harapannya ke depan, saya bisa punya Salad Corner sendiri sambil menitipkan juga ke lapak-lapak UMKM yang ada di sekitar.





20 Responses
Daebaakk ini mah.
pastinya sekaligus mengampanyekan healthy lifestyle…ehhh bisa cuan_able.
mantaapp surantaapp.
ntar bs bangettt bikin “Kedai Salad Sayur Trio S”
Masya Allah keren mbaa..mampu memanfaatkan peluang yang ada…meskipun dri rumah tapi diusahakan untuk tetp produktif ya mbaa…
Semoga orderan saladnya semakin laris manis dan banyak pelanggannya mba sehingga bisa semakin besar dan menambah lapangan pekerjaan juga ๐
Sukses selalu mbaaaa !!!!
Wahh harga 1 box salad sayurnya berapa, Mbak Amma? Mungkin kalau saya main ke Surabaya bisa beli yaa, salad sayur dan buahnya. Cocok dengan cuaca kota yang hot-hot pop.
Bismillah semoga jualannya laris terus.
bisnis semacam ini sangat diperlukan dengan kondisi sambil menjaga anak, tapi memang harus benar-benar disesuaikan dengan kemampuan kmembagi waktu apalagi di tengah tekanan finansial pasti sangat releate dengan peluang untuk menjaga kantong tetap aman
Wah ini peluang bisnis yang bagus bangetttt mbak Rahmah.
Sekarang ini, makin banyak lho orang-orang yang udah lebih aware sama kesehatan. Makanya makanan bernuansa sehat, itu cenderung lebih laku lho di pasaran.
Terakhir aku liat, ada yang jual makanan rebus, itu laku banget. Jualan minuman jamu rempah, itu juga laku.
Nah makanya salad-salad gini, aku yakin prospeknya oke juga mbak. Semangat!
Mbaaa, foto salad di atas itu salah satu salad yg dijual? Kalau iya, nampak enaaaaaak mba โค๏ธ๐๐๐. Aku tuh penyuka salad bangetttt. Walaupun dressingnya lebih suka yg light yaaa, kayak zaitun atau balsamic. Kalau dressing yg creamy kurang. Ini kalau mba jualan di sekitaran rumahku, aku bakal langganan kayaknya ๐๐๐. Bikin salad ini mudah, cuma karena preparation nya banyak, JD kadang aku malas buatnya ๐คญ๐คญ.
Semoga usahanya ttp lancar dan pelanggan makin banyak yaaa mba ๐ค
Menu andalan kalau sarapan dan nggak punya waktu buat makan pagi, biasanya aku bikin salad sederhana. Ayam, selada, tomat, timun atau gubis ungu. Makanya selalu stok makanan itu di kulkas.
Menurutku salad itu makanan praktis dan comford foodku mbak. Makanya kalau ada yg jual homade salad tuh pasti pengen nyoba. tapi sayangnya homade salad tuh jarang ada di kotaku, ada sekitar 1-2 saja dan jauh juga lokasinya. Kalau ada gitu, jadi beneran prospek bagus untuk mengganti pola gaya makan sehat.
Mbak, aku bantu aminkan untuk harapan dan doa agar memiliki Salad Corner. Seneng banget baca ceritanya, IRT yang kreatif dan aktif emang ada aja ide baiknya. Alhamdulillah ya bisa jual salad, makanan sehat dan semoga terus laris manis, keuntungannya penuh berkah, lancar dan bisa wujudkan impian lebih besar lagi. Good luck Mbak.
Kalau wilayahnya masih dekat, bisnis seperti ini masih terjangkau, alias sayurannya masih tetap dalam keadaan segar. Mungkin dihitung jarak ya, kalau kejauhan ya kasihan juga karena bukan hanya ongkirnya tapi kesegarannya bakal berpengaruh.
keren Mbak Amma. Multi talent. Nulis iya, motret jago, sekarang jualan puding dan salad sayur. Dan saya suka tujuannya tidak sekadar mencari cuan, tapi juga menyabarkan kebiasaann makan makanan sehat. Coba dekat saya beli nih, Mbak. Apalagi fotonya sangat menggoda.
Keren banget niat mulianya, jualan bukan cuma cari cuan tapi juga menebar kebiasaan sehat dan jadi ladang pahala. Salut juga cara Mbak mengenalkan kerja keras ke anak-anak sejak dini, ini bekal mental yang luar biasa buat mereka. Hebatnya lagi, meskipun harganya minimalis, tetap jaga kualitas sayurannya tetap fresh dan bahkan fleksibel sama selera pelanggan. Terbukti ya, niat baik kalau dijalani dengan tekun pasti ketemu pasarnya sendiri.
Aku dukung kak. Skrg lagi rame tren masak dan makan masakan sehat. Kayak salad gini. Bahan2nya segar, minim proses, dijamin sehat. Cocok buat org yg abis sakit atau lagi jaga pola makan sehat.
Masalahnya, tinggal promosi pola makan sehat, khususnya kalo banyak tetangga yg blm tahu makanan spt ini. Kalo di kota besar, rata2 udh tahu salad. Perlu jaminan kesegaran, variasi bahan hingga harga yang bersaing ini utk bisnis salad spt ini. Ibu2 rumah tangga pasti cocok nih.
Sekarang jenis makanan sehat begini juga banyak peminatnya, mbak soalnya makin banyak yang peduli sama Kesehatannya. Dan biasanya juga paling pas dijual buat sarapan karena banyak pegawai juga yang nyari sarapan buat di kantornya. Lancar terus jualannya ya, mbak.
Membaca cerita Mbak Rahmah ini bener-bener bikin termotivasi, ya. Keren banget prinsipnya, jualan bukan cuma nyari cuan, tapi juga ada niat ibadah buat menebar kebiasaan sehat ke sesama. Di tengah kondisi ekonomi sekarang, ide jualan makanan sehat dengan harga minimalis tapi kualitas sayurnya tetap fresh begini memang jawaban banget sih buat orang-orang yang pengen diet tanpa bikin dompet jebol. Semoga usahanya makin berkah ya Mbak, dan impian punya Salad Corner sendiri bisa segera terwujud, aamien
Keren sekali mbak
Jeli menemukan peluang cuan
Berangkat dari hal yang disukai tentunya ya
Kapan kapan klo kita lagi meet up aku oesan saladnya ya
Salad sayur dan salad buah