Blogging Event Suara Hati

5 Barang Koleksi di Rumah

5 Barang Koleksi di Rumah – Kalau ditanya soal barang koleksi sebenarnya sulit mau jawab karena khawatir dianggap jadul gitu, haha. Apalagi jika barang koleksi saya bukan sesuatu yang disukai oleh banyka orang. Bisa-bisa makin lucu saja ketika tahu.

Tapi karena ingin mengikuti dan menantang diri sendiri, maka saya coba untuk menuliskan 5 barang koleksi di rumah yang sudah dilakukan sejak saya masih kecil, yaitu:

Prangko

Koleksi prangko sudah sejak SD dan mengenal surat-menyurat. Bahkan ada di antaranya yang diperoleh karena bantuan alm. Bapak yang menyimpan semua surat masuk di kantornya untuk dibawakan kepada saya di rumah. Oleh-oleh pulang kerja dari bapak yang membahbahagiakan waktu itu.

Di samping itu, saya pun jadi kenal dengan orang-orang dari luar Maros. Bahkan ada beberapa sahabat pena saya dulu. Sekarang entah mereka semua dimana, semoga tetap sehat dan bahagia.

Kalau ditanya mengapa koleksi prangko, yaa karena ada keunikan tersendiri menyusun dan menikmati setiap desainnya. Belum lagi bahagia banget jika ada jenis prangko tua yang bertengger di halaman album koleksi.

Notes

Seebenarnya mulai koleksi ini sejak kuliah. Berawal dari senang menulis diary, maka notes menjadi benda unik bagi saya. halaman notes-nya tidak ditulis cerita atau apa gitu, Cuma dibiarkan kosong karena yang saya nikmati adalah sampulnya.

Salah satu notes dengan inisial nama saya, R.

Kini, notes ini ternyata bisa jadi props di dunia photography, dunia yang sedang saya sukai saat ini. Bahkan tidak jarang ketika invoice cair dari sebuah pekerjaan menulis, saya langsung ke toko buku atau outlet printilan lucu di mall untuk mencari notes lucu.

Postcards

Tak lengkap rasanya jika tak mengoleksi kartu pos juga karena sebelumnya sudah ada prangko. Kartu pos seringnya saya nitip beli sama teman yang keluar negeri tetapi sekarang lebih seringnya karena mengikuti sistem pengiriman kartu pos by website. Jadi bisa dapat koleksi kartu pos dari berbagai negara plus dengan stamp post, tulisan dan pastinya prangko luar negeri.

Buku

Lebih banyak ke novel dan buku motivasi. Meskipun jumlah buku motivasi lebih sedikit dibandingkan novel. Kebanyakan juga novel yang saya koleksi karena berseri. Ada juga yang saya beli karena kebetulan senang sama penulisnya.

Saya mulai koleksi buku sejak bapak memberikan izin setiap kali ke toko buku saya boleh mengambil 2-3 buku. Akhirnya jadi terbiasa. Dan sekarang, saya jadi ikut mengajak si Salfa untuk koleksi buku juga. Alhamdulillah buku-buku impor yang dipunya Salfa sudah bertambah terus. Apalagi kalau ada BBW, bakalan kalap to the max,

Fridge Magnet

Sebenarnya ini dimulai ketika melihat di rumah nenek banyak tempelan yang berjejer rapi di pintu lemari es. Ada yang tak hanya berupa gambar identik dengan dapur tetapi juga tempelan kulkas yang berasal dari berbagai negara. Bahkan saya pun pernah membelikan nenek tempelan kulkas saat ke Manila 2012 dulu. Dan itu masih ada sampai sekarang.

Nah, sejak saat itu juga saya pun mulai mengoleksi. Awalnya beli sendiri di toko, lama-lama menunggu teman-teman berangkat keluar negeri kemudian titip beli. Ada yang sengaja diberikan kepada saya free, ada juga yang memang karena jastip.

***

Well… itulah 5 barang koleksi saya yang ada di rumah. Tidak ada yang tidak menyenangkan jika semua barang koleksi tetap terawatt dan kini bisa jadi bahan pembicaraan kepada teman, saudara bahkan anak sendiri.

Kalau kamu bagaimana, guys?

2 Comments

  1. Jeanette Agatha Desember 3, 2018
  2. Ria Rochma Desember 4, 2018

Leave a Reply

Instagram