Tips Betah di Rumah Ketika Wabah Covid-19 Melanda Indonesia

tips betah di rumah

Tips Betah di Rumah Ketika Wabah Covid-19 Melanda Indonesia – Sudah hampir 2 bulan anak sekolah diminta belajar di rumah. Entah untuk jangka waktu berapa lama hingga virus Corona musnah. Pastinya saya harus punya banyak tips agar anak di rumah tetap mau belajar dan bermain tanpa drama alias betah.

Ibu-ibu di luar sana mungkin bisa saja membuatkan makanan kesukaan atau membiarkan seharian dengan layar TV atau ponsel. Namun, saya dan suami tetap punya kesepakatan bahwa screening time tetap ada manajemen waktunya meskipun anak rewel. 

Lalu, apa yang saya lakukan agar anak betah di rumah? Hmm… pastinya saya memanfaatkan apa yang ada di rumah. Soalnya kami juga terkena dampak ekonomi dari wabah. Untuk itu, quality time dengan anak juga bujetnya yang murah. 

tips betah di rumah

Berikut beberapa tips betah di rumah ketika wabah Covid-19 melanda di Indonesia:

#1. Keluarkan Stok Buku Bacaan Baru

Kebiasaan saya menumpuk buku ternyata berguna saat ini. Ya, saya sering membeli buku di pameran BBW sejak pertama kali diselenggarakan di Kota Pahlawan ini. Semuanya saya pilah agar stok buku tetap aman jika ada kondisi yang tidak menentu. Untuk itu, ketika libur panjang sekolah yang belum menemukan titik terang kapan dimulainya, saya harus mengajak anak untuk sibuk dengan buku. 

Beberapa stok buku saya kebanyakan adalah buku cerita bergambar. Ada juga yang berupa activity book agar otak dan fisik anak selalu segar. Bayangkan saja sudah memasuki waktu 2 bulan libur sekolah dan harus tetap bahagia di rumah. Stok buku bacaan yang baru memang kebahagiaan sederhana dan murah.

#2. Ajak Anak Belajar Hal Baru

Ya, wabah Covid-19 yang melanda tentunya membuat kami orang tua bisa mengajarkan hal baru kepada anak. Salah satunya adalah mengenalkan si virus Corona via gambar atau tontontan khusus anak.

Dari situ anak akan memahami bahwa situasi seperti ini bukanlah kehendak semua orang. Untuk itu dia harus ikut menerima dan bersabar sebab di luar sana masih ada yang tidak seberuntung dirinya karena masih harus bekerja dan bertemu banyak orang. 

Selain itu, anak juga diajari bagaimana berpuasa. Kebetulan wabah Covid-19 ini bersamaan dengan datangnya bulan Ramadan, bulan dimana semua orang diwajibkan untuk puasa. Cocok sekali dijadikan media untuk mengajarkan nilai-nilai puasa dan hal-hal yang berkaitan dengannya. 

#3. Bermain Bersama Anak

Memang sih usia saya tak lagi muda. Namun, bermain bersama anak itu wajib adanya. Karena masa-masa inilah yang kelak akan dikenang olehnya. Untuk itu, selalu sediakan waktu bermain meskipun sibuk dengan draft artikel atau promosi bisnis baru agar tetap survive karena serangan virus Corona.

#4. Tetap Menulis

Ini yang membuat saya makin betah di rumah selama ini. Menulis bisa saya kerjakan sambil tidur, duduk atau berdiri. Semua tergantung aktivitas yang saya kerjakan di saat itu. Ya, istilahnya multi-tasking begitu. Hanya saja lebih seringnya mengejarkan menulis dengan duduk ketika anak-anak sudah tertidur.

#5. Tetap Motret

Ya, ini juga tetap saya lakukan di rumah. Sesekali menerima orderan foto produk untuk membantu teman UMKM yang sedang merintis usaha. Terkadang juga motret hal yang berkaitan dengan challenge yang ada di media sosial sana. Semuanya demi untuk tetap betah di rumah.

*** 

Well… masih ada lagi sih tips betah di rumah lainnya yang bisa dieksplor. Paling tidak, tetap berkativitas meskipun dalam kondisi puasa Ramadan di tengah pandemi ini. 

Karena tetap #DiRumahAja membuat semuanya akan baik-baik saja. Kita semua ingin pandemi ini segera berakhir, kan? Ya salah satunya harus betah di rumah, apapun alasannya. 

Facebook
Twitter

Related Posts

One Response

  1. problemnya sih, karena suasana pandemi ini mau nggak mau jadi suka kepikiran. jadi sudah merencanakan banyak kegiatan pun, bisa rawan terdistraksi lagi. plus karena di rumah terus, eneg juga melihat pemandangan yang sama hahaha. terutama karena tidak boleh keluar rumahnya karena keharusan, bukan voluntary.

    alhamdulillah, karena sekarang ramadhan, seringnya pas sore sibuk nyiapin buka puasa. lumayan bikin lupa waktu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *