Blogging

Belajar SEO agar Ngeblog Lebih Asik Setiap Saat

“Belajar SEO? Lagi?”
“Ya, memang kenapa? Kan semuanya dinamis to, Yah.”
“Tapi jangan lupa kewajibanmu. Tahu sendiri kalau fokus belajar SEO kudu gimana.”
“Siap. Kan ada Ayah yang bantuin kalau udah bingung.”
“Lha sakkarepe dewe…”

***

Seperti itu percakapan yang nyaris selalu ada setiap hari. Blogging memang bukan hal baru bagi kami. Namun, bukan pula sesuatu yang kemudian membuat kami stuck dan tak upgrade diri. Sejumlah printilan dalam dasbor blog saja harus di-update secara berkala, masa sih tetap mau berdiam diri.

Hmm, tetapi saya yakin statement di atas akan menuai banyak pro dan kontra sebab sekarang persaingan di dunia blog semakin tinggi. Kebanyakan agensi atau brand yang mencari blogger pun sudah mulai mengeluarkan kriteria yang lumayan tinggi.

Sebenarnya ini juga nasehat buat saya pribadi. Setelah belajar SEO dan hal-hal yang perlu dipraktekkan, tidak boleh ditunda-tunda, jika memang tujuannya untuk mendapatkan hasil lebih banyak dari blog ini. Sudah beberapa kali saya selalu disindir sama guru SEO plus suami sendiri.

Langkah Awal Belajar SEO ala Chemistrahmah

Sebenarnya, saya memahami bahwa menulis dengan kaidah SEO itu sejak 2011. Meskipun tahun 2009-2010 sudah pernah mendengar mendengar orang-orang ramai belajar SEO wordpress dari panduan belajar SEO yang beredar luas. Namun, tahun itu saya sedang sibuk menyelesaikan pendidikan saya di UNHAS.

belajar seo itu butuh pengorbanan, tidak hanya tenaga tetapi juga materi dan siapkan konten setiap hari

Pertama, setelah semua urusan kuliah selesai, saya pun perlahan mencari tahu lebih banyak, salah satunya mendekati teman kerja yang paham soal SEO dan optimasi. Di situ saja saya disarankan olehnya untuk tidak pakai blogspot lagi.

Eits, pengguna blogspot jangan emosi dulu ya! Di sini saya hanya menceritakan pengalaman saya. Please, no baper-baper club!

Kedua, saya akhirnya disibukkan dengan mencari kata kunci yang selalu dicari orang banyak. Mengapa? Ya pastinya karena ingin blog saya lebih dikenal oleh search engine dan tingkat keterbacaannya lebih tinggi juga. Jadi blog nggak dibaca sama teman yang itu-itu saja, blogwalker atau sejenisnya.

Ketiga, menikah dengan orang yang memahami blog dengan trial error yang dijalankannya selama bertahun-tahun, haha. Ini sih bukan murni niatnya begitu. Namun, ketika sudah berstatus sebagai blogger, saya jadi banyak wawasan dan teman dari berbagai daerah. Nah, ternyata Allah beri jodoh ke saya lewat blogging. Padahal sudah berpikir bakalan menikah tua sebab tradisi uang panaik di kampung saya masih ada.

Ya, siapa juga yang mau maju menikahi perempuan pendidikan S2, sudah bisa cari uang sendiri, anak dari supervisor mata pelajaran Bahasa Inggris se-Sulawesi Selatan kala itu. Laki-laki pada berpikir keras mau mengeluarkan uang seberapa banyak, haha.

Dan kuasaNya terjadi juga. Laki-laki yang bermodal nekat, sekolah juga tidak lebih tinggi dari saya, tetapi nilai Adsense-nya lumayan buat modal awal berumah tangga justru yang jadi teman hidup saya. Meskipun saya tahu ada beberapa dari keluarga yang selalu menyayangkan jalan hidup saya.

Lha kok curcol, sih… Kembali ke belajar SEO!

Nah, sedikit cerita di atas sudah bisa menjelaskan baha sejak awal mengenal blog memang, belajar SEO memang sudah dilakukan. Ditambah hidup sama orang yang memang pekerjaannya di bidang ini. Bahkan boleh dibilang awal berumah tangga itu mostly begadang menjalankan SEO untuk meningkatkan bisnis percetakan kami. Optimasi blog mulai dari SEO sederhana hingga yang bagian mumetnya saya serahkan sama suami.

Kuasai 5 Hal Penting setelah Belajar SEO

Bagaimana dengan sekarang? Ya, terus belajar dong. Hidup itu tidak boleh berhenti belajar. Setidaknya itu yang saya dapatkan ketika mengikuti workshop kepenulisan konten blog. Ya, content is the king. Tidak ada yang bisa membantahnya, tetapi konten juga tidak akan bisa bergerak dengan sendirinya tanpa dioptimasi. Semuanya saling berkaitan.

Lalu, kalau belajar SEO itu, apa yang harus dikuasai? Banyak sih. Kalau pun saya kemudian membaginya ke dalam 5 saja, tetap saja masing-masing dari kelima hal tersebut punya beberapa hal juga untuk dikuasai.

Google Analytic

Siapa nih yang deg-degan kalau terima job menulis blog kemudian diminta setorkan PV dalam jangka waktu tertentu? Pasti ada dong. Saya saja pernah mengalami dan itu pengalaman memalukan sebenarnya. Makanya saya pun tidak mau lagi melakukan hal yang sama. Dibayar tetapi tidak maksimal memberikan yang terbaik, tentu jadi bahan pertimbangan juga untuk kontinyuitas kerja sama.

Di dalam Google Analytic atau GA ini, semua hal mengenai blog yang kita update selama ini terekam. Mulai dari real time, akuisisi, perilaku pembaca sampai pada kata kunci apa yang selalu mengundang visitor ke blog, diinfo pada GA ini. Kalau buka, pasti akan menemui istilah Bounce Rate, Session dan lain-lain.

Google Search Console

Hal penting kedua yang perlu dipelajari pada optimasi SEO blog adalah Google Search Console atau GSC. Dulu sih dikenalnya dengan Webmaster Tools. Umumnya, orang membuka GSC hanya karena ingin melakukan Inspect My Url saja.

Betul apa benar?!

Padahal di GSC ini banyak sekali informasi penting di dalamnya. Kalau klik Kinerja, sudah pasti akan diperlihatkan tabel dan grafik yang menunjukkan seberapa jauh performa blog kita selama ini. Prosentase orang akan klik postingan kita bisa dibaca di sini. Bahkan list kueri yang paling banyak memungkinkan orang untuk berkunjung pun terlihat di sini.

Nggak percaya? Coba deh buka!

Keyword Research

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa saat belajar SEO untuk pemula seperti dulunya saya, riset kata kunci itu penting sekali. Ya, sekarang malah enak karena sudah banyak tools yang bisa digunakan untuk melakukan optimasi blog dengan research keyword.

Apapun platform blog-nya. Belajar SEO menggunakan WordPress atau Blogspot jika tanpa dibekali kemampuan untuk mencari kata kunci, konten yang dihasilkan pun tidak akan optimal.

Parameter SEO On Page

Kalau untuk yang satu ini, bisa belajar SEO di Kelas Growth Blogger untuk mendapatkan penjelasan gamblang soal optimasi On Page pada blog. Meskipun sebelumnya sudah saya dapatkan materinya pada paid class yang diadakan oleh Masirwin dan Om Pewe. Sebuah challenge tersendiri diberikan kesempatan untuk menantang diri sendiri dalam mengenal dan memahami lebih dalam lagi blog sendiri

“Kan ada suamimu, kenapa belajar SEO lagi sama orang lain?”

Ada yang bertanya seperti ini, entah sudah berapa orang. Namun, prinsip saya muroja’ah materi dan menyambung silaturahim dengan orang baru bisa saja memperluas rezeki. Apalagi sekarang pandemi, dimana finansial kondisinya unpredictable banget.

Untuk Optimasi SEO On Page, paling pertama saya menyarankan bahwa susunan H1 hingga H4 sudah sesuai. Jangan sampai salah posisi. Ibarat bertamu ke rumah orang, pasti masuknya dari pagar, kemudian halaman, lalu pintu rumah dan akhirnya masuk duduk di ruang tamu. Tidak mungkin terbalik. Nah, seperti itu awalnya untuk mempelajari parameter SEO On Page ini.

Lainnya seperti apa? Next…

SEO Off Page

Belajar SEO pastinya akan sangat bagus jika menjalankannya secara keseluruhan. Mulailah mencari tahu, kemana saja bisa menanam backlink agar blog utama menjadi lebih dan lebih kuat. Karena sayang sekali jika konten sudah oke, SEO On Page juga sudah optimal, tetapi tidak ada support system, lama-lama akan menjadi rapuh juga.

Nah, sudah sejauh mana mencari tempat untuk menanam backlink blog utama? Kalau belum, rasanya belum terlambat untuk mencari tahu. Dan siapkan waktu lebih banyak jika kemudian sudah benar-benar ingin mengamalkan ilmu dari belajar SEO yang diperoleh.

***

Well, saya jadi teringat juga kalimat saya yang disetujui oleh bang Bahrul Ilmi, seorang expert SEO, bahwa SEO itu sejatinya adalah trial and error. Karena tidak semua akan mendapatkan hasil yang sama ketika melakukan sebuah teori. Beliau saja terus belajar dan praktik SEO, apalagi yang masih tidak peduli ketika diperhadapkan posisi H1 blog yang entah ada di mana, haha. 

Kuncinya adalah terus belajar, tidak malu bertanya dan selalu mengosongkan gelas ketika ingin mendapatkan ilmu baru dari orang lain.
Karena ketika hati dan pikiranmu sudah merasa jauh lebih baik, siapa pun yang memberikan pencerahan akan sesuatu apapun, tidak akan masuk dan teresapi dengan sempurna. Jadi, sudah belajar SEO apa saja selama ini?

Sstt… buat yang butuh dan penasaran serta serius belajar SEO, bisa banget ikutan kelas yang infonya ada di gambar berikut:

belajar SEO secara terstruktur dan detail di Kelas Growth Blogger berbayar bisa membantu blog lebih optimal

One Response

  1. cicifera September 18, 2020

Leave a Reply

Instagram