Kesehatan

5 Manfaat Kalkulator Kehamilan

Kehamilan merupakan momen penting yang sangat dinantikan oleh mayoritas wanita setelah berstatus sebagai istri. Kehadirannya menjadi hal yang selalu sakral karena tidak sekadar menambah generasi. Hamil adalah sebuah kondisi dimana seorang wanita, calon ibu, harus mempersiapkan diri. Kesiapan psikis sangat penting selain materi.

Mengenal Kalkulator Kehamilan

Ketika hamil, banyak sekali yang berubah dalam diri seorang wanita. Biasanya selalu dicatat sebagai sebagai perjalanan kehamilan, apalagi saat kehamilan pertama. Saya masih ingat saat hamil pertama dulu, sangat antusias mencatat segala yang dirasakan sehingga ketika membukanya sekarang, yang ada hanya senyum bahagia. Meskipun sebenarnya ada hal-hal yang mengganggu tetapi semuanya berjalan lancar dengan

Manfaat Menggunakan Kalkulator Kehamilan

kalkulator kehamilan

Sebelumnya saya sudah menyebutkan bahwa saat hamil akan sangat baik jika menggunakan kalkulator kehamilan. Waktu itu saya  direkomendasikan oleh adik ipar menggunakannya untuk care apapun yang dirasakan. Ya, kalkulator kehamilan adalah sebuah media atau cara yang bisa digunakan oleh ibu hamil untuk mengetahui kondisi janin, seperti berat badan, usia janin hingga waktu persalinan.

Sebagaimana yang sudah saya sebutkan sebelumnya, maka berikut rincian manfaat menggunakan kalkulator kehamilan yang penting untuk diketahui oleh ibu hamil dimanapun berada:

1. Menghitung Usia Kehamilan

Usia kehamilan sangat penting untuk diketahui karena akan menentukan sejauh mana persiapan seorang ibu dan keluarga untuk menyambut anggota baru. Kehadiran bayi di dalam sebuah keluarga memang sangat dinantikan sehingga saat kehamilan masuk 7 bulan, berbagai persiapan dilakukan dengan ritual sesuai adat yang berlaku dalam keluarga.

Namun, hal ini bisa dilakukan jika calon ibu mengetahui usia kehamilan dan bisa dilakukan dengan kalkulator kehamilan selain melakukan USG. Ya, banyak ibu hamil yang maju mundur melakukan USG karena alasan radiasi sinar dikhawatirkan mengganggu perkembangan janin. Padahal tidak sependek itu perjalanan seseorang terkena radiasi.

2. Memperkirakan Berat Badan Janin

“Kak, kecilki bayiku. Tidak sampe 3 kilo. Baru kutahu dari dokter.” 

Kalimat yang diutarakan adik saya ketika kaget mendengar dokter kandungannya mengatakan bahwa berat janinnya tidak mencapai 3 kg sementara usia kehamilannya sudah 8 bulan. Saya yang saat itu membaca pesannya melalui aplikasi chat langsung menimpali

“Tidak mucek pake kalkulator hamil? Harusnya kamu cek supaya tahu perkembanganna.”

Percakapan dengan dialek kampung halaman kami di atas memang memberikan saya kesempatan untuk menginformasikan tentang manfaat menggunakan alat untuk menghitung berat badan janin selain USG. Bahkan bisa dengan mudah mengontrol berat badan janin yang naik atau turun.

3. Menentukan Waktu HPL

HPL atau Hari Perkiraan Lahiran menjadi momen yang dinanti. Sebagaimana yang sudah saya tuliskan pada poin 1 bahwa usia kehamilan penting untuk menjadi jalan persiapan, begitu juga dengan HPL. Ibu hamil yang sudah mengetahui HPL akan mempersiapkan lebih ketat lagi. Pasangan juga demikian dan yang lebih penting, tempat persalinan sudah ditentukan dan tidak ada lagi hal yang terlewat.

Keberadaan alat untuk mengetahui kapan HPL tentunya memberikan ketenangan bagi ibu hamil. Ya, ketenangan itu penting khususnya mempersiapkan mental untuk menghadapi masa persalinan.

4. Menghitung Berat Badan Ibu Hamil

Obesitas saat hamil itu tidak baik bagi ibu. Selalu ada jalan agar itu tidak terjadi sehingga kehamilan tetap berjalan dimana janin dan ibu tetap sehat. Berat badan ibu yang ideal layaknya ibu hamil pada umumnya menjadi salah satu indikasi juga bahwa kehamilan tidak memiliki masalah apa-apa.

Sedikit cerita saat saya hamil, berat badan saya justru tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Namun, berat badan si janin yang ternyata agak besar sehingga tidak mampu masuk ke jalan lahir. Akhirnya harus dioperasi. Nah, di sini pentingnya mengetahui kenormalan berat badan agar tidak mengalami overweight atau obesitas.

5. Mengetahui Rentang Waktu Trimester I-III

Waktu kehamilan yang memasuki Trimester I, II dan III penting diketahui karena akan menentukan pola makan dari ibu hamil. Sebab, pada saat trimester I pola makan akan berbeda ketika trimester III. Bisa jadi karena kondisi berat badan bayi atau ibu hamil, maka jenis makanan yang dikonsumsi pun berbeda, sesuai dengan trimester yang sedang berjalan.

Nah, keberadaan kalkulator kehamilan bisa menentukan dengan rinci jarak antar bulan satu ke bulan berikutnya berdasarkan kelompok trimester yang berjalan. Dan ini bisa diperoleh pada aplikasi Halodoc.

Sekilas tentang Halodoc

Halodoc adalah situs kesehatan yang berisi berbagai informasi yang bisa diperoleh dengan mudah. Apalagi saat ini segala informasi sangat mudah jika mendapatkannya via online. Maka, sangat beruntung karena Halodoc juga menyediakan fitur Chat dengan dokter umum bahkan spesialis kandungan. Dan ini sangat cocok untuk ibu hamil yang saat ini prefer di rumah saja.

Eits, tunggu dulu!

Saya ada pengalaman seru dengan Halodoc lo. Waktu itu saya tidak perlu antri obat lama karena Halodoc bisa membantu dan obat diantarkan ke rumah. Sangat membantu sekali.

***

Well, seaman apapun terasa kehamilan, bukan berarti tak bisa dikontrol. Sebab, saat ini sudah banyak jalan untuk tetap on track pada kehamilan sehingga ibu dan bayi lahir dengan selamat. Karena

14 Comments

  1. Bacaan ipeh March 4, 2021
  2. Mia Yunita March 11, 2021
  3. Nanik Nara March 12, 2021
  4. Ade UFi March 12, 2021
  5. Lisdha March 12, 2021
  6. Dedew March 13, 2021
  7. Tanti Amelia March 13, 2021
  8. lendyagasshi March 13, 2021
  9. Nathalia DP March 13, 2021
  10. Dawiah March 13, 2021
  11. Wiwied Widya March 13, 2021
  12. Liswanti March 13, 2021
  13. nyi Penengah Dewanti March 14, 2021
  14. Grandy March 18, 2021

Leave a Reply