Dari Bambu Ke Tripleks/Seng: MA Sehati

Tadi pagi menjelang siang, tepatnya sekitar pukul 11.00, saya bertemu lagi dengan Pimpinan Sekolah MA Sehati.Kami sedikit membicarakan perkembangan sekolah Madrasah Aliyah ini ke depannya. Selain itu, saya juga menyampaikan amanah dar Mas Gempur Abdul Ghofur dan yang lainnya untuk sekolah.

Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan kawan-kawan sekalian atas bantuannya dalam pendidikan. Saya tidak tahu harus mengatakan rasa terima kasih saya dalam bentuk apa. Tetapi setidaknya doa saya selalu untuk kalian semua yang telah membantu, baik dalam bentuk doa maupun materi.

Dalam postingan saya ini, sekilas saya hanya ingin menggambarkan awal dari bangunan sekolah MA Sehati. SANGAT SANGAT MEMERLUKAN ULURAN TANGAN KITA, jika kita memang benar-benar peduli dengan pendidikan. Bukankah jika terlahir generasi-generasi muda yang cerdas dan berpotensi menjadikan kita bangga sebagai PEMERHATI PENDIDIKAN???

Tak perlu saya berpanjang lebar, dibawah ini akan saya tampilkan beberapa dokumentasi sekolah MA Sehati (Check It Out).

 

Calon gedung MA Sehati dahulu
Calon gedung MA Sehati tampak bagian dalam
Pintu Calon Gedung MA Sehati

Berangsur-angsur Sekolah MA Sehati kemudian membenahi sedikit demi sedikit namun terkadang terhenti karena persoalan biaya. Hingga pada kondisi terakhir adalah gambar-gambar yang saya sudah posting di blog saya yang lain, http://chemistrahmah.blogspot.com/2011/05/can-you-imagine.html.

Jangankan memikirkan nasib gedung, kesejahteraan para pengajar harus dijadikan urutan yang kesekian kalinya mengingat dana yang tidak mencukupi (bahkan tidak ada yang bisa dibagikan ke pihak pengajar). “Yah, mbak Rahmah. Beginilah kondisinya. Jika ada yang bisa dibagikan ke pengajar, kami bagikan. Tetapi kalau tidak ada, yah kami tidak bisa berbuat apa-apa”, kata pimpinan Sekolah MA Sehati kepada saya. Tenaga pengajar benar-benar tenaga SUKARELA (SUKA mengajar, RELA tidak dibayar).

Ditambah lagi cerita dari bapak pimpinan ini mengatakan bahwa masih ada beberapa siswa, yang tamat dengan predikat lulus 100% ini, belum menyelesaikan kewajiban membayar SPP bulanan yang hanya sebesar Rp. 25.000/bulan. Hal ini dikarenakan memang kemampuan ekonomi siswa sangat-sangat memprihatinkan untuk mengenyam pendidikan.

Dan saya pernah mewawancarai salah satu siswanya, adik tersebut mengatakan bahwa dia bersekolah di MA Sehati karena memang tidak sanggup membiayai sekolahnya di sekolah bergengsi, akibat ekonomi orang tua yang serba sulit. jadi, wajar saja jika sekolah sangat-sangat kesulitan dalam mengelola segala aspek operasional sekolah jika tersandung pada persoalan dana.

Detik demi detik berlalu, alunan cerita saya dengan pimpinan Sekolah ini, Bapak Muhammad Yahya, S.Ag, menyampaikan rasa terima kasihnya karena BLOGGER-BLOGGER INDONESIA pada umumnya dan BLOGGER yang menjadi member IBN khususnya, memiliki hati dan sikap kepedulian terhadap pendidikan. Beliau sangat berbesar hati karena di zaman sekarang, masih ada jiwa muda-jiwa muda yang peduli dengan pendidikan.

Dan, sekali lagi kepada teman-teman Blogger yang ingin terus mendapatkan AMAL JARIYAH, silakan melayangkan bantuannya. Bantuan kali ini saya pindahkan langsung ke rekening Bapak Muhammad Yahya, S.Ag.

Rekening Bank BRI,
0224-01-021283-50-4
a.n. MUHAMMAD YAHYA, SAG

NB: Tolong jangan lupa memberikan informasi kepada kami via sms ke 081241652717 atau 081342394866 jika rekan-rekan sekalian melakukan donasi agar kami bisa terus melakukan administrasi donasi yang masuk ke sekolah. Setiap donasi yang masuk akan terus kami catat. Hal ini juga demi kenyamanan kita bersama.

Sekali lagi saya ingin mengatakan SAYA BANGGA MENJADI BLOGGER YANG PUNYA HATI, DAN SAYA BANGGA BISA MENGENAL BLOGGERS/BLOGGING VIA idblognetwork

8 Responses to “Dari Bambu Ke Tripleks/Seng: MA Sehati”
  1. baha andes says:
  2. Muhammad yahya S.Ag. says:
    • Muhammad yahya S.Ag. says:
      • rahmah says:
    • rahmah says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *