Pasar Tradisional di Daerahku?

Pasar Tradisional di Daerahku? – Kalau ditanya soal pasar tradisional, saya bingung sebenarnya. Karena hampir dikatakan tidak pernah ke pasar. Soalnya semua sudah bisa terpenuhi dengan kecanggihan teknologi saat ini yang sudah bisa membantu dalam pemenuhan kebutuhan.

Pasar Tradisional di Daerahku?

Namun, bukan berarti bahwa pasar tradisional kemudian punah. Justru masih banyak yang memilih untuk ke pasar tradisional untuk mendapatkan kebutuhan tertentu yang pastinya tidak tersedia di pasar modern. Seperti bahan-bahan tradisional, baik itu bumbu dapur atau produk lainnya. Untuk itu, keberadaannya memang masih sangat dijaga oleh sebagian besar masyarakat.

Kapan terakhir saya ke pasar tradisional? Hmm… jawaban saya adalah tidak tahu. Namun, jika boleh memperkirakan, maka kurang lebih setahun lalu adalah waktu terakhir saya ke pasar. Itupun karena kebetulan sekali sedang di rumah mertua. Ada kebutuhan yang menurut kakak ipar bisa diperoleh di pasar. Karena supermarket sekitaran rumah tidak menjualnya dengan size yang saya butuhkan. Apakah itu? Hmm… rahasia deh.

Kalau ditanya apa yang menarik tentang pasar tradisional di kota saya, jawabannya nggak begitu banyak kok yang berbeda dengan pasar tradisional di daerah lain. Hanya saja di tempat tinggal mertua saya, ada pasar yang hanya berjualan di hari tertentu, yaitu mengikuti penanggalan Jawa. Pasar itu akan tutup dan tidak aka nada yang berjualan pastinya.

Apa saja yang dijual di pasar itu? Untuk pasar dengan waktu tertentu ini, mereka menjual produk yang hampir sama dengan pasar lainnya. Tetapi bagi saya, ada satu produk kuliner khusus yang tidak bisa diperoleh di pasar manapun selain di situ, yaitu jajanan khas dengan nama Dumbleg. Ada yang pernah mencicipi? Jujur saja, saya sendiri belum pernah.

So, pasar tradisional memang tidak akan bisa dihapus dan berganti dengan pasar modern semua. Selalu ada hal menarik untuk berada di pasar tradisional, khususnya harga yang murah.

Bagaimana dengan pasar di daerahmu?

2 Responses to “Pasar Tradisional di Daerahku?”
  1. nofan says:
  2. Inayah says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *