Semarakkan Indonesia TANGKAL Kolesterol karena Jantungmu, Jantung Keluargamu

Semarakkan Indonesia TANGKAL Kolesterol karena Jantungmu, Jantung Keluargamu – Jika bicara soal jantung, saya jadi teringat dengan beberapa anggota keluarga yang harus pergi dengan penyakit jantung.

Innalillahi wainnailaihi roji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Prof. Noor hari ini. Mohon doa agar beliau husnul khatimah.

(begitulah kurang lebih isi SMS ketika salah satu dosen penguji tesis saya telah berpulang).

Saya: “Kak Echi (teman sekelas yang usianya di atas saya), Prof. Noor meninggal kenapa? Perasaan kemarin masih menguji tesis deh?” Tanyaku setengah tidak percaya waktu itu.

Kak Echi: “Serangan jantung, Dek!”

Saya pun terdiam dan berusaha mengatur nafas lagi. Ya, betapa serangan jantung memang begitu tiba-tiba. Tanpa permisi bahkan tanda-tanda sebelumnya. Terlepas dari ajal yang sudah pasti dari Tuhan Sang Maha Pemberi Hidup.

***

Dengan kondisi seperti itu, tentu saya semakin was-was dengan diri sendiri dan orang-orang di sekitar, khususnya suami. Kehidupannya yang masih dekat dengan caffeine serta cigarette menjadikan saya semakin meningkatkan awareness. Apalagi terdapat data dari Survey Sample Registration System (SRS) tahun 2014 di Indonesia, 12.9% kematian di Indonesia diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah yang meningkat setiap tahunnya.

Informasi ini pun kemudian saya telusuri dengan banyak membaca hal-hal berhubungan dengan penyakit jantung ini. Ya, salah satunya saya mengedukasi diri sendiri dengan mengikuti Gerakan Jantung Sehat dengan Tagline #IndonesiaTANGKALKolesterol.

Ya, event yang digelar untuk kedua kalinya ini (sebelumnya di tahun 2016) berlokasi di Dyandra Convention Center (Gramedia Expo), Jl. Basuki Rahmat, Surabaya. Antusias warga Surabaya pun dengan acara ini semakin terlihat karena acara yang sejatinya dimulai pukul 09.00 WIB, sudah dipadati peserta sejak pukul 08.00 WIB. Luar biasa banget semangatnya!

Masuk ke acara Gerakan Jantung Sehat ini, maka seketika kita diperhadapkan dengan beragam booth yang siap melayani para peserta yang sudah ada. Karena selain booth, ada juga Talkshow yang menghadirkan narasumber handal, salah satunya dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Vito A. Damay, Sp.JP, M.Kes, FIHA, FICA.

***

Ragam Booth di Acara Indonesia TANGKAL Kolesterol 2017

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa di acara ini peserta disuguhi beragam booth dengan fungsinya masing-masing. Jika masuk dari pintu maka berikut booth yang ada dari kanan ke kiri:

Senam B-Fit

Booth ini berada paling kanan. Paling difavoritkan peserta karena bisa menyegarkan tubuh di pagi hari. Gerakan-gerakan senam pun disukai oleh mayoritas peserta.

“Uenak gerakane. Musike jedut-jedut semangat.” Ucap salah seorang ibu yang tampak dari parasnya sudah sepuh tetapi semangatnya luar biasa tingginya. Tidak terlihat lemah sedikitpun karena setiap gerakan senam dilakukan dengan semangat sekali.

 

Oiya, Senam B-Fit ini adalah senam simple yang dibuat oleh Nutrive Benecol untuk setiap yang sulit berolahraga setiap hari. Karena senan ini terdapat minimal 7 gerakan sederhana yang bisa dilakukan di kursi saat istirahat siang di kantor. Dan menurut Donny Bambang Iriyanto, selaku Senior Brand Manager Nutrive Benecol, mengatakan bahwa Senam B-Fit ini mampu membakar kalori sedikitnya 100-300 kalori.

Pastinya Senam B-Fit mampu membakar kolesterol, merelaksasi tubuh, mengurangi stress, membakar kalori dan memperbaiki postur tubuh.

Cek Jantung Coroner

Bergeser sedikit agak ke kiri, maka terlihat antrian peserta untuk mengecek kondisi jantung. Di booth ini pun didatangkan beberapa tenaga medis yang kompeten untuk menjelaskan kepada peserta terkait hasil setelah mengecek jantung. Seluruh peserta bisa memanfaatkan cek jantung coroner dan konsultasi gratis hanya dengan melakukan pembelian senilai 250K.

Booth Cereal Nutrive Benecol, FitBar dan Benecol

Peserta yang hadir bisa melakukan pembelian produk Kalbe khususnya yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah kolesterol. Harganya pun fantastis ditambah lagi dengan beragam hadiah langsung yang pastinya sangat bermanfaat.

Cek Kolesterol

Bergerak ke kanan lagi, maka ditemukan booth untuk cek kolesterol. Beruntung banget peserta yang hadir karena pemeriksaannya pun gratis. Asal nggak takut disuntik aja, hehe. Di booth ini kita bisa mendapat informasi seputar nilai kolesterol total yang ada di dalam tubuh. Nah, dari situ akan disampaikan beberapa hal seputar hal-hal yang harus diperhatikan agar nilai kolesterol tetap sesuai dengan batasnya.

 

Dan saya mencoba untuk melakukan cek kolesterol dan hasilnya membuat shocked seketika. Total kolesterol saya ada di angka 233 mg/dL. Padahal normalnya ada di angka 15-200 mg/dL. Hiks… hiks… beneran harus ubah pola hidup deh.

Tenaga Medis: “Bu Rahmah sering mengkonsumsi apa nih? Kolesterolnya tinggi sekali.”

Saya: “Saya rasanya makan biasa saja deh, Bu. Seperti telur puyuh, sosis dan kentang sebagai pengganti nasi.”

Tenaga Medis: “Wah, telur puyuh itu salah satu makanan tinggi kolesterol lho, Bu. Bahkan sosis pun terkadang dibuat dari jeroan sapi.”

Saya: “Wuih, itu makanan favorit malah menjadikan tubuh saya penuh kolesterol.”

Tenaga Medis: “Diubah pola makannya ya, Bu. Demi jantung sehat dan keluarga.”

Saya pun meninggalkan booth cek kolesterol dengan semangat untuk lebih menjaga makan dan berolahraga teratur.

Photo Booth Nutrive Benecol

Peserta yang hadir bisa mengabadikan momen kehadirannya di photobooth yang ada. Dengan foto ini bisa dijadikan simbol semangat bahwa kita ikut Gerakan Jantung Sehat untuk wujudkan #IndonesiaTANGKALKolesterol.

Booth Cooking Demo

Sayang sekali karena saat chef mendemokan makanan sehat untuk jantung, saat itu pula sedang berlangsung press conference narasumber dengan awak media dan blogger yang hadir. Semoga tahun depan ada lagi dan saya bisa menyaksikannya dengan seksama.

***

Hadirnya Penyakit Jantung sebagai Penyebab Kematian Tertinggi

Kolesterol adalah suatu komponen penting bagi sel-sel tubuh agar dapat beregenerasi dan tubuh secara keseluruhan dapat berfungsi dengan normal. Kolesterol inipun ada dua jenis, kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL). Nah, jika kolesterol jahat yang menduduki tempat lebih banyak, maka menjadi penyebab serangan jantung dan juga stroke. Hal ini terjadi karena LDL akan menyumbat pembuluh darah dan membentuk plak di dinding arteri.

Dengan kondisi pola hidup yang semakin modern ini, manusia menjadi malas bergerak sehingga aktivitas yang sejatinya diperuntukkan untuk merontokkan kolesterol jahat, salah satunya membakar kalori, menjadi tidak berjalan dengan baik. Sebagaimana yang sudah saya singgung sebelumnya di awal tulisan ini.

Vito A. Damay mengatakan bahwa kolesterol dan penyakit pembuluh darah berhubungan dengan proses atherochlerosis (pembentukan plak di dinding pembuluh darah arteri). Penumpukan ini disebabkan tingginya kadar kolesterol, trigliserida dan penuruna kadar HDL dalam darah.

Senada dengan yang diungkapkan oleh dr. Vito di atas, dr. Agus Subagyo, Sp.JP, selaku Ketua Komunikasi, Informasi dan Edukasi YJI Cabang Utama Jawa Timur, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, mengatakan juga bahwa Yayasan Jantung Indonesia berupaya memberikan edukasi akan bahaya serta pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui Panca Usaha Jantung Sehat. Dan salah satunya mendukung Gerakan Jantung Sehat yang diselenggrakan oleh Nutrive Benecol.

Cara Enak Turunkan Kolesterol

Lantas, bagaimana menurunkan kolesterol? Apakah seumur hidup sudah tidak boleh makan yang enak-enak? Karena yang enak justru menjadi makanan berkolesterol tinggi. Menjawab permasalahan ini, Kalbe Nutririonals hadir dengan produk-produk handalnya.

Sebagai pemegang portofolio pangan fungsional yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE), Nutrive Benecol hadir sebagai produk unggulan yang diakui dapat menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung coroner di dunia.

Plant Stanol Ester ini adalah bahan aktif yang mampu memberikan manfaat kesehatan yang telah diuji klinis, dimana mampu menurunkan 10-17% kolesterol jika rutin diminum selama 2-3 minggu. Kesamaan molekulnya dengan kolesterol menjadikan PSE berlomba-lomba dengan kolesterol menempati ruang dalam misel  di usus. Sehingga kolesterol jahat menjadi terdesak dan akhirnya terbuang.

Varian rasa Nutrive Benecol pun bermacam-macam sebagai pilihan selera. Dan pastinya enak dan tidak bikin eneg.

Indonesia TANGKAL Kolesterol bersama Nutrive Benecol

Setelah sukses terselenggara di tahun 2016 lalu, maka tahun 2017 ini kembali digalakkan Gerakan Jantung Sehat di 5 (lima) kota besar. Sebelumnya sudah terselenggara di Medan, 30 Juli 2017 dan Surabaya tanggal 6 Agustus 2017. Selanjutnya akan dilaksanakan di Makassar, Bandung dan Jakarta.

Nah, Gerakan Jantung Sehat ini sejalan dengan visi misi Kalbe Nutritionals, yaitu membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan lebih baik. Ibu Dini Elvirani, selaku Group Business Unit Special Needs and Healthy Lifestyle, Kalbe Nutritionals, mengatakan bahwa rangkaian edukasi dan inovasi produk Nutrive Benecol tidak lain untuk meminimalisir penderita kolesterol dan jantung coroner di Indonesia.

Dan bersama Nutrive Benecol, Indonesia TANGKAL Kolesterol bisa terwujud dengan melakukan 7 Langkah berikut:

Teratur periksa kolesterol

Awasi asupan dan pola makan

Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol

Giat berolahraga dengan Senam B-Fit

Kendalikan berat badan dan hindari stress

Awasi tekanan darah

Lengkap dengan Nutrive Benecol 2x sehari

Yuk, sayangi jantungmu dan jantung keluarga kita dengan senantiasa mengikuti 7 Langkah TANGKAL Kolesterol di atas. Karena kesehatan adalah anugerah yang tak ternilai untuk disia-siakan.

***

Nutrive Benecol

Website: https://nutrivebenecol.com/

Instagram: @nutrivebenecol_id

Twitter: @NutriveBenecol

13 Responses to “Semarakkan Indonesia TANGKAL Kolesterol karena Jantungmu, Jantung Keluargamu”
  1. annisakih says:
    • Rahmah says:
  2. Inge says:
  3. budiono says:
  4. Syarifani says:
  5. Anggi Putri says:
  6. Noe says:
  7. Anggi Putri says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *