Blogging Finansial Info Suara Hati

Cara Belajar Investasi Reksa Dana Syariah (Part 3)

Punya banyak harta kekayaan ternyata bukan jaminan hidup kita bahagia. Sebab harta kekayaan tersebut akan menjadi sesuatu yang dihisab di kemudian hari. Tetapi, bukan berarti bahwa yang tidak memiliki harta kekayaan tidak menjalani hisab. Tidak! Semuanya akan mengalami hal serupa karena sudah menjadi jalan kita sebagai makhluk ciptaanNya.

Namun, ada cara agar harta kekayaan tersebut bisa bermanfaat tidak hanya saat kita masih hidup, tetapi juga kelak ketika kita meninggal dunia masih mengalir kebermanfaatannya. Saya jadi ingat salah satu kerabat saya yang sudah meninggal namun apa yang sudah diinvestasikan selama hidup kebaikan akan investasinya tersebut masih terus ada.

Bahkan orang-orang yang memanfaatkannya menjadi ladang amal yang secara kasat mata tidak terlihat. Namun, insya Allah kelak di kehidupan akhir, kerabat saya tersebut akan tersenyum melihat tumpukan amalannya. Dan semoga jalan menginvestasikannya juga benar jalurnya.

Nah, beberapa waktu lalu saya kemudian dikenalkan dengan salah satu metode investasi. Sebenarnya investasi dengan brand satu ini sudah saya lihat dan pelajari pelan-pelan lebih kurang 4 bulan lalu. Saya dikenalkan dengan investasi reksa dana. Kalau tadinya saya tahunya hanya reksa dana non syariah, pekan lalu saya menyimak soal cara belajar investasi reksa dana syariah.

Apakah berbeda dengan investasi reksa dana yang sudah saya tulis sebelumnya? Sejatinya sama saja prosedurnya. Hanya saja berbeda di akad saja. Untuk lebih jelasnya mengapa harus investasi reksa dana syariah, berikut saya tuliskan poin pentingnya:

#1. Aman

Reksa Dana Syariah dipastikan aman oleh Manulife sebagai brand investasi yang sudah terkenal di Indonesia. Aman di sini karena pengelolaan sudah pasti diawasi oleh OJK dan administrasi dana dilakukan oleh Bank Kustodian.

#2. Amanah

Instrumen yang digunakan untuk investasi sudah terdaftar di DES, Daftar Efek Syariah dan dipantau oleh UPIS (Unit Pengelolaan Investasi Syariah) serta diawasi oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah).

#3. Terjangkau

Seperti halnya dengan investasi reksa dana yang dikeluarkan oleh Manulife lainnya, bisa diawali dengan nominal 10K rupiah. Jadi, tidak perlu lagi berpikir belum memiliki harta kekayaan melimpah untuk dijadikan modal investasi.

#4. Likuid

Ini salah satu poin yang biasanya menjadi andalan bagi investor. Karena mereka khawatir jikalau terjadi sesuatu yang lebih urgent menjadikan pengambilan dana investasi sulit untuk dicairkan. Beruntungnya karena Reksa Dana Syariah juga sistemnya likuid.

#5. > Inflasi

Sesuai dengan data yang diperoleh dari pihak Manulife bahwa Kupon Sukuk Ritel SR008 (2016) mendapatkan inflasi 8.3% pertahun (gross)*.

Cara belajar investasi reksa dana syariah memang terbilang susah-susah gampang. Karena yang namanya syariah, pasti ada aturan dalam agama yang tidak boleh dengan mudahnya dilanggar untuk mendapatkan keuntungan. Apalagi hanya mengandalkan balutan “syariah” saja.

Beberapa hal yang harus dihindari saat ingin terjun dalam investasi reksa dana syariah bisa lihat list berikut:

  • Haram, pastikan cara investasi reksa dana syariah yang kita lakukan jauh dari hukum satu ini, baik dari perolehan modal dan juga akad investasi
  • Najasy, hindari menerima atau melakukan penawaran palsu dalam berinvestasi reksa dana syariah
  • Risywah (suap)
  • Zhulm (ketidakadilan), baik pihak investor maupun pengelola sama-sama melakukan kewajibannya dengan adil
  • Mudharat (tidak bermanfaat), pastinya jika melakukan investasi reksa dana syariah adalah untuk memberikan manfaat kepada lebih banyak orang secara tidak langsung
  • Maisir, menghindari investasi dengan sistem judi di dalamnya karena bertentangan dengan “syariah”
  • Gharar, setiap investor harus mendapatkan kepastian dari pengelola dana investasi, baik itu informasi program atau lainnya
  • Riba, hal dilemma namun sering tergelincir di dalamnya. Pastikan dengan benar investasi reksa dana syariah sudah lepas dari hal ini.
  • Ikhtikar (penimbunan)
  • Tadlis (penipuan)

Nah, ketika sudah melakukan prosedeur investasi reksa dana syariah di Manulife, sebisa mungkin untuk benar-benar jauh dari daftar istilah dalam hal finansial syariah di atas. Karena kita semua sudah berada dalam teknologi yang super cepat dan canggih, tidak ada salahnya untuk memastikan dengan benar tempat kita berinvestasi jauh dari yang namanya investasi bodong.

Jenis Reksa Dana Syariah MAMI

Ternyata, jenis investasi Reksa Dana Syariah di Manulife atau bisa saya menyebutnya MAMI, ada beberap macam yang baru-baru ini launching, yaitu:

  • Manulife Dana Kas Syariah yang mirip dengan Reksa Dana Pasar Uang
  • Manulife Syariah Sektoral Amanah yang mirip dengan Reksa Dana Saham
  • Manulife Syariah Sukuk Indonesia yang mirip dengan Reksa Dana Pendapatan Tetap
  • Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar yang juga mirip dengan Reksa Dana Saham

Poin Penting Reksa Dana Syariah

Ketika kemudian melakukan investasi reksa dana syariah, maka bermunculan pertanyaan apa saja yang menjadi pembeda antara Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah. Sebagaimana yang sudah saya jelaskan di atas bahwa perbedaan paling mendasarnya adalah pada akad, dan lebih jelasnya sebagai berikut:

  • Akad Wakalah Mudharobah, adanya pelimpahan kekuasaan oleh suatu pihak lain dalam hal-hal yang boleh diwakilkan. Akad ini mengikat investor dan pengelola reksa dana.
  • DPS menjadi pengawas penting karena berfungsi sebagai pengawas transaksi yang terjadi dalam dunia reksa dana syariah
  • Unit Pengelolaan Investasi Syariah, meskipun ada investor tetapi jika tidak memiliki unit pengelola, maka investasi tidak akan berjalan lancar.

***

Mungkin para investor reksa dana konvensional ada yang bertanya bagaimana prosedur berpindah menjadi reksa dana syariah di Manulife? Apakah harus mengisi data lagi? Jawabannya, TIDAK! Cukup melakukan informasi kepada pihak Manulife, maka secara otomatis akad yang berlaku adalah akad setelah berpindah.

Hmm… saya sudah memiliki akun reksa dana di Manulife. Sepertinya akan beralih ke investasi reksa dana syariah dengan memperhatikan prosedur dan pastinya manfaat yang akan diperoleh jangka panjang.

Jadi, jika masih bingung cara belajar investasi reksa dana syariah, bisa langsung buka situs MAMI atau Manulife Asset Management Indonesia karena di sana ada admin LANI yang akan menjawab semua pertanyaan yang kita ajukan.

35 Comments

  1. Eta Rahayu January 21, 2019
  2. Lidya January 23, 2019
  3. lianny hendrawati January 23, 2019
  4. Rach Alida Bahaweres January 23, 2019
  5. Keke Naima January 23, 2019
  6. CatatanRia January 23, 2019
  7. Allaely Hardhiani January 24, 2019
  8. Yoanna Fayza January 24, 2019
  9. Cerita Arka Raya January 24, 2019
  10. Sekar January 24, 2019
  11. Afifah Mazaya January 24, 2019
  12. Rani Yulianty January 24, 2019
  13. Nurul Fitri Fatkhani January 24, 2019
  14. Dewi Sulistiawaty January 24, 2019
  15. Kurnia amelia January 25, 2019
  16. Hidayah Sulistyowati January 25, 2019
  17. Ida Tahmidah January 25, 2019
  18. Ika Maya Susanti January 25, 2019
  19. Rizka Edmanda January 25, 2019
  20. Noorma January 25, 2019
  21. Isti Adzah Rohyati January 25, 2019
  22. Heni Puspita January 25, 2019
  23. Nyi Penengah Dewanti January 25, 2019
  24. Jiah January 25, 2019
  25. Eni Martini January 25, 2019
  26. Nia K. Haryanto January 25, 2019
  27. Uniek Kaswarganti January 25, 2019
  28. Tuty Queen January 25, 2019
  29. Indah Nuria January 25, 2019
  30. Nabilla DP January 25, 2019
  31. handriati January 25, 2019
  32. Siti hairul January 25, 2019
  33. Munasyaroh January 26, 2019
  34. Bintang Brilliant January 26, 2019
  35. Novitania January 27, 2019

Leave a Reply

Instagram