Blogging Suara Hati

3 Alasan Penting Mengapa Saya Menulis Blog

3 Alasan Penting Mengapa Saya Menulis Blog – Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua terjadi sudah ada maksud dan tujuannya. Begitu juga kemudian waktu yang membawa saya sampai hari ini, menjadi seorang blogger sekitar 10 tahun lamanya.

Ada yang bertanya setiap tahun tentang mengapa menulis blog. Bahkan tidak jarang dijadikan ajang lomba untuk memperebutkan berbagai reward. Berbagai alasan dari orang-orang yang mengaku dirinya blogger saat ini. Ada yang penuh inspirasi ada juga yang tidak jauh-jauh dari sekadar ikut eksis di dunia maya.

Lalu, bagaimana dengan saya sendiri? Mengapa saya menulis blog dengan rutin? Alasan apa yang mendasari hingga kemudian bertahan hingga 10 tahun. Untuk menjawabnya, inilah 3 alasan penting mengapa saya tetap memacu diri menulis blog sampai sekarang dan seterusnya, insha Allah:

I Love Writing

Mungkin yang sudah kenal saya dan pernah membaca tulisan saya soal blogging, pasti tahu kalau sejak kecil menulis adalah salah satu kecintaan saya. Bahkan alm. Bapak memberikan fasilitas. Kebiasaan menulis tidak akan bisa lepas begitu saja. Apalagi saya begitu dekat dengan alm. Bapak yang sudah berupaya mendukung. Masih teringat wajah bapak kala itu saat tulisan saya pertama kali masuk surat kabar.

Saya bisa merasakan mata bapak berbinar dan seolah mengatakan: “Jangan pernah berhenti menulis.” Dan sejak saat itu saya pun bertekad untuk terus menulis meskipun tidak lagi di media cetak.

Mengenal Dunia Luar

Siapa sangka jika SD hingga SMA kehidupan saya hanyalah sebatas rumah-sekolah. Kalau ikut kegiatan ekstrakurikuler, selalu diminta agar lokasinya tetap di lingkungan sekolah. Hal ini karena permintaan bapak waktu itu yang betul-betul sangat menjaga saya, anak pertama sekaligus perempuan pertama dalam keluarganya. Bagi bapak, keberadaan saya selalu dijadikan contoh untuk adik-adik agar mau belajar dengan giat. Hmm… biasalah persoalan rangking. Dulu bapak memang menekankan di sekolah harus masuk peringkat di kelas.

Jadi, bapak tidak ingin kegiatan saya mengganggu tugas utama sebagai siswa yaitu belajar.

Manila, 2012

Setelah mengenal dunia blogging, mata saya terbuka dan mulai memiliki banyak teman dari berbagai daerah. Teman saya sudah tidak hanya di Maros lagi. Bahkan saya mulai serius di dunia blogging karena bisa bertemu dengan sosok-sosok luar biasa di dunia maya.

Mereka bisa menuangkan segala ide di blog dan menyebar jaringan pertemanan. Otomatis, kehidupan di luar sana semakin terbuka di mata saya. Dan yang paling tak bisa saya lupakan adalah dengan menulis blog saya bisa semakin memperbanyak teman hingga ke luar negeri.

Ingin Abadi

Saya tidak tahu kapan menutup usia. Kematian semakin dekat dan entah kapan itu terjadi. Bisa saja besok, sekarang atau bahkan setelah saya menuliskan artikel ini. Maka jika ditanya mengapa menulis blog, jawabannya adalah “Saya Ingin Abadi”.

Mungkin jasad saya tidak lagi mampu melakukan update di blog setelah mati. Namun apa yang sudah saya tuliskan ingin sekali rasanya lebih bermanfaat untuk orang banyak.

“Alah, kok gaya banget mau abadi. Blog situ kan banyak sponsored post!”

Ada yang pernah nyeletuk seperti ini. Entah bercanda atau memang sengaja karena menganggap alasan satu ini sangat gimana geto. Tetapi, semua kembali pada pribadi masing-masing. Ingin berinterpretasi seperti apapun monggo mawon. Karena pastinya saya ingin blog saya tetap ada meski saya sudah tiada. Ingin tulisan-tulisan saya bisa diambil hikmahnya. Paling tidak, ada yang terbantu bisa menemukan makanan enak selama di Surabaya, misalnya setelah membaca blog saya.   

***

Banyak alasan lain sebenarnya tetapi 3 alasan mengapa menulis blog di atas adalah yang sebaiknya saya tuliskan di sini.

“Alasan nggolek duwit kok nggak ditulis?”

Haha. Kalau ini sama halnya dengan saya tetap ngeblog karena bisa mengenang selalu perjalanan kehidupan saya dengan suami. Ya, kami bertemu karena blog dan sampai sekarang percakapan yang sering kami diskusikan lebih banyak soal blog. Pillow talk juga sering didominasi dengan membahas blog.

Untuk urusan penghasilan dari blog, Tuhan sudah mengatur semuanya. Saya yang kesehariannya di rumah memang terbantu dengan penghasilan blog. Tetapi, saya urung menuliskan supaya blogger-blogger pemula tidak melulu merintis blog hanya karena landasan materi. Sebab, jika landasan itu mendominasi, percayalah konsistensi akan redup ketika persaingan sudah semakin nyata di depan mata.

Jadi, apa alasan teman-teman menulis di blog?

9 Comments

  1. Leni November 20, 2018
  2. Rahmah November 20, 2018
  3. Lelly A. Fitriana November 20, 2018
    • Chemist Rahmah November 20, 2018
  4. missrisna November 20, 2018
  5. Vita Masli November 21, 2018
  6. novyaekawati November 21, 2018
  7. okta November 26, 2018

Leave a Reply

Instagram