Visit South Sulawesi 2012, Ajang Bergengsi Menduniakan Pariwisata Sulawesi Selatan

Visit South Sulawesi 2012 – Berbicara tentang wisata, tentu saja secara spontan arah dan jalur pikiran kita adalah menuju ke suatu tempat yang mengasyikkan, menyejukkan dan memberikan suasana untuk proses penyegaran kembali dari segala kepenatan aktivitas sehari-hari (refreshing). Hal inilah yang menjadi salah satu topic pembicaraan khususnya bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam program Visit South Sulawesi 2012.

Program Visit South Sulawesi 2012 ini kemudian lahir akibat keinginan besar untuk memajukan pariwisata Sulawesi Selatan dan lebih khusus lagi adalah untuk memperbaiki dan menata perekonomian, tidak hanya dalam skala regional saja akan tetapi menuju ke perbaikan ekonomi nasional dan internasional. Meskipun Sulawesi Selatan dikenal dengan sebutan “lumbung padi” akibat sektor pertanian yang memberikan kemajuan pesat. Dan selain sektor pertanian tersebut, sektor pariwisata sangat diharapkan untuk memberikan kemajuan yang tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kemajuan perekonomian serta mendapatkan tempat khusus bagi seluruh wisatawan dunia.

Visit South Sulawesi 2012

Visit South Sulawesi 2012

Program Visit South Sulawesi 2012 yang akan digelar di 4 (empat) Kabupaten dan 1(satu) kotamadya terpilih yang ada di Sulawesi Selatan ini sudah seharusnya membina dan menunjukkan sebuah tatanan wisata yang layak untuk dikunjungi. Empat Kabupaten yaitu, Kabupaten Maros, Bulukumba, Tana Toraja dan Wajo memiliki beragam wisata yang mampu menarik hati wisatawan untuk berkunjung. Ditambah lagi dengan lokasi-lokasi wisata yang berada dan tersebar di Kota Makassar sangat banyak.

Adapun jenis-jenis wisata yang disuguhkan oleh kota dan kabupaten terpilih tersebut tidak hanya berupa wisata alam saja, akan tetapi wisata sejarah, kuliner, bahari bahkan wisata pendidikan juga ada. Sederetan lokasi wisata sudah siap memberikan nilai tersendiri bagi wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal/regional akan tetapi wisatawan asing dari berbagai negara di belahan dunia.

Target 5.000 (lima ribu) wisatawan mancanegara adalah salah satu bentuk usaha untuk mewujudkan impian dan suksesnya program Visit South Sulawesi 2012. Dari target tersebut tentu saja harus diiringi dengan maksimalnya bentuk usaha dan upaya seluruh aparat pemerintah provinsi Sulawesi Selatan khususnya yang dibantu dengan antusias masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya untuk tercapainya visi dan misi program ini. masyarakat harus mendukung sepenuhnya program pemerintah ini yang tentu saja juga akan berdampak bagi masyarakat kelak. Jika sektor pariwisata berhasil, tentu saja masyarakat akan mengalami kesejahteraan juga akibat perekonomian membaik dan menjadi lebih baik.

Lokasi Wisata dari 5 (Lima) Kabupaten/Kota yang Menjadi Tempat Dilaksanakannya Visit South Sulawesi 2012

Adapun beberapa lokasi wisata yang dapat dikunjungi dari kelima kabupaten/kota terpilih dalam program Visit South Sulawesi 2012 adalah sebagai berikut:

  • Kota Makassar: Pantai Losari, Benteng Somba Opu, Benteng Rotterdam, Trans Studio Makassar, Tanjung Bayam, Akkarena
  • Kabupaten Maros: Bantimurung, Leang-Leang, Pattunuang
  • Kabupaten Tana Toraja: Upacara Kematian Rambu Solo, Gunung Buttu Kabobong, Rumah Adat Tongkonan
  • Kabupaten Wajo: Danau Tempe, Agrowisata Sutera

Langkah-Langkah yang Ditempuh sebagai Strategi Pengembangan dan Promosi Wisata Sulawesi Selatan

Pengembangan dan promosi wisata Sulawesi Selatan harus dilakukan dengan strategi yang matang dan langsung menuju sasaran. Artinya, perlu perencanaan yang matang dan juga pemikiran yang kompleks. Kompleksitas pemilihan strategi dalam pengembangan wisata sekaligus upaya mempromosikannya tidak hanya dibebankan pada pemerintah provinsi saja, akan tetapi dipikul secara bersama-sama dengan warga masyarakat Sulawesi Selatan tentunya. Pemerintah dan masyarakat harus memikirkan strategi yang paling jitu. Tidak hanya 100% fokus pada pendapatan atau perekonomian akan tetapi harus memperhatikan efek dari dan untuk lingkungan sekitar lokasi wisata tersebut. Lingkungan disini tidak terbatas pada area eksternal saja namun lingkungan internal juga perlu diperhitungkan.

Tahap-tahap yang dapat ditempuh dalam membangun dan merencanakan strategi pembangunan serta promosi wisata Sulawesi Selatan ini antara lain:

  • Anggaran pemerintah provinsi dalam hal pariwisata sebaiknya dioptimalkan dengan benar-benar mempergunakan anggaran tersebut untuk keperluan pembangunan dan penyediaan sarana dan prasarana pada lokasi wisata tersebut. Sangat disayangkan jika anggaran tersebut harus diselewengkan dengan cara yang tidak berbudi dan berakal.
  • Orang-orang yang berada di dalam instansi kepariwisataan adalah benar-benar orang-orang yang terpilih dan memiliki latar belakang pendidikan pariwisata sehingga kinerjanya maksimal sesuai dengan pengetahuannya tanpa diganggu oleh keinginan untuk melakukan kecurangan terhadap anggaran dana pariwisata di tiap-tiap daerah wisata.
  • Senantiasa melakukan optimasi lokasi wisata setiap sekali dalam enam bulan atau sesuai dengan keperluan dan anggaran yang ada. Sehingga perawatan akan lokasi wisata tersebut tetap terjaga dan semakin menarik hati wisatawan lokal mapun non-lokal (mancanegara)
  • Memberikan pendidikan kepada masyarakat sekitar lokasi wisata tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lokasi wisata yang ada di sekitar tempat tinggal mereka sehingga mereka dalam hal ini masyarakat setempat dapat membantu pemerintah provinsi dalam hal pemeliharaan lokasi wisata
  • Memanfaatkan layanan tulisan online melalui tenaga professional dari blogger-blogger Sulawesi Selatan dimanapun mereka berada sebagai media untuk promosi wisata, baik dalam tingkat nasional, regional dan internasional.
  • Senantiasa membuat kegiatan-kegiatan yang bertemakan wisata sehingga secara tidak langsung mempromosikan wisata itu sendiri.
  • Dan tidak kalah pentingnya adalah keamanan tidak boleh terlepas dari setiap lokasi wisata. Sebab, kriminalitas tidak mengenal tempat dan waktu. Dimana ada kesempatan maka kejahatan pasti terjadi. Sehingga sektor keamanan juga harus berperan penting dalam strategi pengembangan dan promosi wisata.

Contoh Kritikan dan Saran bagi Lokasi Wisata dalam rangka Visit South Sulawesi 2012

Sebagai contoh adalah wisata alam Bantimurung yang berada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Upaya pengembangannya tidak hanya dilakukan pada sisi bentuk dan tampilan dari luar saja, akan tetapi perlu upaya untuk lebih memaksimalkan area yang berada di bagian internalnya, seperti memanfaatkan sela-sela batuan untuk memperbanyak kamar kecil (WC) dengan bangunan yang layak, aman dan bersih. Sehingga pengunjung tidak merasa was-was tatkala ingin mengganti pakaian setelah menikmati sejuknya air terjun Bantimurung.

Bantimurung Objek Wisata Terbaik di Sulawesi Selatan

Contoh lain lagi, Pantai pasir putih Tanjung Bira yang terletak di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seharusnya di sekitar tepi pantai terdapat petugas kebersihan pantai yang selalu mengawasi sampah-sampah yang berserakan dari pengunjung. Atau memberikan papan pengumuman, misal “Dilarang Buang Sampah Di Sepanjang Tepi Pantai” dan memberikan fasilitas untuk itu berupa bak sampah besar sehingga masyarakat dengan mudah melihatnya dan menjadikan alat tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.Sehingga keindahan pasir putih masih tetap indah dan nyaman untuk dilihat.

Tidak hanya itu, sebaiknya disetiap lokasi wisata, baik itu wisata alam, sejarah atau apapun jenis wisata tersebut, diberikan ketersediaan jaringan internet sehingga dengan mudah saling memberikan informasi tentang keadaan wisata yang saat itu sedang dikunjungi.

Jika hal tersebut dilakukan maka promosi wisata juga dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa harus menunggu waktu lama untuk melakukan promosi tersebut. Sebab, promosi wisata yang langsung dari mulut atau argumen pengunjung lebih kuat pengaruhnya dibandingkan dengan promosi yang menempuh jalan berlebihan dan terkesan dibuat-buat. Dengan demikian target atau visi misi Visit South Sulawesi 2012 dapat tercapai, tidak hanya dalam hal terselenggaranya saja akan tetapi nilai budaya dan kesan dapat terus melekat di hati wisatawan yang berkunjung. Kalau bukan kita yang menjaga Sulawesi Selatan, lalu siapa lagi yang mampu mewujudkan suksesnya Visit South Sulawesi 2012.

South Sulawesi Tourism

Mari Sukseskan Visit South Sulawesi 2012 dengan Tertib, Lancar dan Aman…!!!

2 Responses to “Visit South Sulawesi 2012, Ajang Bergengsi Menduniakan Pariwisata Sulawesi Selatan”
  1. dani ramdani says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *