Tips Menjaga Mood Memasak di Rumah

Tips Menjaga Mood Memasak di Rumah – Saya sukses merasa minder saat ditanyai soal masak-memasak. Alasannya? Karena kondisi rumah tangga kami yang masih belum memungkinkan saya memasak anek macam masakan yang lezat bin ribet setiap hari. Rumah kontrakan yang tidak semewah kamar hotel menjadikan saya harus lebih banyak berbenah hal di luar kegiatan memasak. Walhasil, jika ingin memasak makanan yang lumayan menyita waktu dan menggunakan beberapa alat masak yang komplit, saya harus ke rumah ibu mertua dulu.

Tips Menjaga Mood Memasak di Rumah

Nah, ketika berada di rumah mertua dalam jangka waktu yang lama, saya pun selalu mencari ide akan memasak apa buat anak dan suami. Beruntunglah sekarang zaman sudah serba canggih. Mau masak ini itu, resep tinggal browsing saja menggunakan smartphone. Saya tidak bisa mengikuti selera ibu mertua karena memang beliau sedang pengobatan. Sudah ada kakak ipar yang memang tugasnya membuat makanan yang khusus untuk ibu mertua saya makan setiap hari.

Memasak di rumah memang butuh kecintaan yang sedikit lebih banyak. Karena tidak semua orang memiliki passion tersebut sehingga mampu menghasilkan makanan yang enak dan tidak buruk di pandang mata. Belum lagi aneka menu fast food dan layanan food delivery sudah semakin ramai membanjiri lingkungan bisnis makanan saat ini. Hati kadang tergoda untuk beranggapan praktis dan hanya mengeluarkan lembaran rupiah yang tidak banyak. Menjaga mood agar tetap mau memasak itupun perlu, apalagi bagi perempuan yang memang tidak bekerja di luar rumah. Berikut ada beberapa tips menjaga mood memasak di rumah yang berhasil saya rangkum:

  • Tanamkan dalam pikiran bahwa memasak untuk keluarga adalah ibadah. Yap, memberikan pelayanan terbaik untuk suami dan anak-anak adalah kewajiban sekaligus hak kita sebagai perempuan sebenarnya. Jika diniatkan ibadah, menjalankannya pasti akan lebih menyenangkan dan tidak merasakan berat. Tahu sendiri kalau sebelum dan sesudah memasak, hal paling membuat capek sebenarnya adalah membersihkan dapur dan peralatan masak.
  • Pakai alat masak yang mudah dioperasikan. Sekarang sudah banyak alat-alat masak yang dibuat khusus untuk memasak jadi lebih mudah. Salah satu contohnya adalah slow cooker. Saya pun mengidamkan alat masak satu ini jika saya sudah pindah ke tempat yang lebih nyaman untuk beraksi di dapur. Keuntungan slow cooker apa saja? Silakan googling ya, hehe.
  • Ajak anak untuk bekerja sama. Nah, yang memiliki anak perempuan usia SD atau di atasnya, memasak bersama tentu menyenangkan. Namun, ajakan memasak bersama dibicarakan dengan baik dan tidak boleh memaksa.
  • Masak bersama suami. Uhuy… yang ini pasti nggak kalah seru dan bisa saling sharing keinginan satu sama lain. Eits,jangan sampai lebih asyik bincang-bincang lho Hihi…
  • Blogwalking ke blog yang owner-nya suka posting makanan. Melihat postingan masakan yang disajikan dengan cara sederhana atau dengan alat masak yang tidak rumit, akan memunculkan keinginan untuk mencoba hal tersebut juga di rumah.

Saya punya teman blogger untuk satu ini. Bukan teman sih tetapi sudah jadi sahabat karena kami dipertemukan dalam sebuah grup whatsapp. Namanya Mbak Lianny Hendrawati. November 2015 lalu, saya nyaris saja bertemu dengannya di sebuah event blogging. Tetapi sayangnya, anak saya sakit sehingga harapan itu sirna dan menyisakan kekecewaan luar biasa bagi saya. Betapa tidak, saya sudah merencanakannya selama satu bulan eeh… takdir berkata lain.

Oiya, soal Mbak Li (sapaan akrab saya) ini memang mampu memicu semangat saya untuk memasak di rumah. Kadang di rumah mertua mau mencoba semua resep yang sudah di-posting-nya di blog. Tetapi, tetap saja dapur ibu mertua bukan hak saya untuk memakainya terus-menerus bahkan seolah memonopoli. Tetapi, saya percaya diri bahwa kelak akan bisa sepandai Mbak Li untuk urusan dapur dengan menu sederhana tetapi berkesan di lidah suami dan anak-anak serta di mata pembaca blog yang membaca postingan makanan tersebut pastinya.

Satu lagi yang membuat saya senang membaca postingan Mbak Li, sesekali beliau menyelipkan tips di antara postingan makanan yang disajikannya itu. Tips yang paling saya ingat sampai sekarang adalah tips berlibur di rumah. Dan pastinya, memasak menjadi salah satu di antara tips yang membuatnya nyaman berlibur di rumah.

Hmm… kalau mau tahu banyak soal Mbak Li dan aneka makanan yang sudah berhasil dieksekusi di blog-nya, silakan saja ke www(dot)liannyhendrawati(dot)com. Mana tahu kamu menemukan tips menjaga mood memasak di rumah yang lebih cetar dari yang saya sebutkan di atas.

Yuk, kita masak apa hari ini?

4 Responses to “Tips Menjaga Mood Memasak di Rumah”
  1. kertas nasi says:
  2. cputriarty says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *