Review PPT Jilid 1-9: Memahami Islam Bersama Para Pencari Tuhan

Review PPT Jilid 1-9: Memahami Islam Bersama Para Pencari Tuhan – Beruntung sekali rasanya menjadi manusia yang sudah dipertemukan Ramadhan 31 kali. Sejak bayi hingga sekarang, Ramadhan selalu memiliki nilai tersendiri di hati setiap ummat Islam di muka bumi. Tak memandang status sosial atau pun finansial, Ramadhan sudah ditakdirkan Allah untuk menyapa setiap tahun sampai dunia kiamat.

Memasuki bulan Ramadhan, setiap tahunnya ada-ada saja yang berbeda. Begitupun dengan salah satu tayangan religi dari SCTV. Tayangan yang sejak tahun 2007 sudah “mengusik” hati dan tentunya pemahaman saya selama ini tentang Islam. Apalagi kalau bukan Para Pencari Tuhan yang tahun 2016 ini sudah memasuki Jilid ke-10. Ibarat usia, 10 tahun adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk mengenal agama, seperti shalat yang tidak lagi boleh bolong, puasa dan ibadah-ibadah lainnya.

Memahami Islam Bersama Para Pencari Tuhan

Kehadiran sinetron yang selalu ditayangkan untuk menemani sahur ini saya tonton saat masih berstatus lajang, tinggal bersama orang tua di Maros dan sedang sibuknya menyelesaikan tugas akhir di perguruan tinggi. Namun, Ramadhan dan Para Pencari Tuhan sudah menjadi paketan tersendiri untuk memahami Islam dengan cara yang sederhana. Sebab, adegan-adegan yang ada di dalam sinetron ini semuanya tidak jauh-jauh dari kehidupan nyata di sekitar kita. Kebaikan yang diawali dari sebuah penyesalan dan ingin benar-benar kembali pada tujuan semula diciptakannya manusia di muka bumi.

Jujur saja, Para Pencari Tuhan ini juga yang kemudian bisa membuat saya tidak terpuruk pada kondisi bapak kandung saya tahun 2010 silam, yang berusaha melawan sakitnya. Tahun dimana Para Pencari Tuhan a.k.a PPT sudah memasuki Jilid ke-4. Jilid yang saya harus tonton sendiri tanpa ditemani bapak yang selalu duduk di kursi ruang tamu men-tadabburi ayat-ayat yang telah dibacanya.

Hmm… daripada berpanjang lebar, berikut flashback review Para Pencari Tuhan Jilid 1-9 yang saya tangkap selama menjadi “penonton setia” sinteron ini.

Pemain Utama Para Pencari Tuhan

Deddy Mizwar sebagai Bang Jack

Agus Kuncoro sebagai Azzam

Zaskia Adya Mecca sebagai Aya

Jarwo Kwat sebagai Pak Jalal

Udin Nganga sebagai Bang Udin

 Asrul Dahlan sebagai Asrul

Akri sebagai Ustad Ferry

Artta Ivano sebagai Kalila

Idrus Madani sebagai Pak RW

Joes Terpase sebagai Pak RT

Hakim Ahmad sebagai Bendahara RW

PPT Jilid 1

Keluarnya Chelsea, Barong dan Juki (diperankan oleh Trio Bajaj) dari penjara membuat mereka kemudian kembali pada keluarga masing-masing. Sayangnya, mereka bertiga menerima kenyataan bahwa tidak ada yang menginginkan mereka kembali. Chelsea ditolak oleh Marni karena Marni sendiri sudah menikah dengan polisi yang menangkap Chelsea sebagai pelaku narkoba. Barong ditolak oleh kakaknya karena melakukan kesalahan saat mencuri kendaraan bermotor dan akhirnya ditangkap. Sementara si Juki pun ditolak ibu tirinya karena kasus pencopetan yang menjebloskannya ke penjara. Mereka bertiga terdampar di musholla At Taufiq Kampung Kincir.

Nah, di musholla itulah mereka bertiga bertemu dengan Bang Jack, marbot yang kesehariannya menjaga musholla tersebut. Namun saat itu Bang Jack sedang galau karena terus-menerus didatangi mimpi buruk arwah hewan yang disembelihnya tanpa membaca basmalah karena lupa. Pemahaman agama Bang Jack pun sejatinya tidaklah tinggi, hanya saja di sekitar musholla tersebut ada Aya (diperankan Zaskia Adya Mecca) yang menjual kolak sekaligus penjaga perpustakaan gratis, yang selalu sharing ilmu agama yang dimilikinya. Aya paham agama karena tidak lain adalah ipar Ustadz Ferry (diperankan oleh Akri Patrio), orang terpandang di Kampung Kincir soal agama.

Lambat laun, Bang Jack pun mengajarkan agama pada Barong, Chelsea dan Juki. Sementara itu, ada kisah persahabatan lucu, unik bahkan terkadang “menjengkelkan” antara Udin, Asrul dan Pak Jalal. Udin si hansip dan Asrul si bapak dengan 4 anak yang berasal dari keluarga miskin selalu merasa terhina dengan celoteh Pak Jalal, orang terkaya di Kampung Kincir. Tetapi, jika disimak dengan baik, apa yang disampaikan Pak Jalal ada benarnya.

Lain lagi dengan kisah perjuangan Azzam (diperankan oleh Agus Kuncoro) untuk menaklukkan hati Aya agar segera menikahinya. Namun Aya tetap belum bersedia bahkan masih terus bertanya apakah Azzam benar-benar jodohnya dari Tuhan.

Hikmah yang bisa saya diambil dari PPT Jilid 1 ini adalah

  • Orang bergelimang dosa bisa kembali ke jalan yang benar jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.
  • Perbuatan buruk akan terus menghantui pelakunya, sadar atau tidak.
  • Ketika berada dalam posisi banyak harta, sudah sepantasnya membelanjakan harta tersebut di jalan Allah, misalnya membantu fakir miskin yang ada di sekitar
  • Jika sudah datang pria baik-baik (agama dan akhlaknya) untuk meminang, maka sebaiknya tidak ditunda dengan alasan yang tidak ada dalam agama.

PPT Jilid 2

Azzam begitu tak sabar melihat sikap Aya yang masih keras dan belum memberikan respon “ya”. Azzam sudah tak sabar dengan permintaannya untuk menikahi Aya. Tarik ulur Aya akhirnya membuatnya berada dalam masalah juga karena kehadiran Kalila, keponakan Pak Jalal yang ternyata menyukai Azzam. Azzam pun memberikan respon terhadap perasaan Kalila tersebut. Azzam terlibat cinta segitiga yang mengharu-biru.

Asrul pun kemudian kedatangan Baha (diperankan Tora Sudiro), kawan kecilnya dari kampung. Kampung Kincir pun geger karena Baha adalah seorang peminum dan pemabuk. Namun, Baha kemudian memberikan informasi penting bahwa posisi kiblat musholla selama ini salah. Warga pun dikumpulkan untuk mendapatkan penjelasan dari Bang Jack, Ustad Ferry sebagai orang yang dipercayai warga. Di sisi lain, Asrul dikisahkan sebagai orang miskin yang sombong karena tidak ingin menerima bantuan siapapun. Tetapi karena masukan dari Bang Jack dan Azzam, Asrul kemudian menerima tawaran kerja di perusahaan penerbitan Azzam. Udin awalnya tidak menerima kenyataan bahwa hanya Asrul yang diterima sebagai karyawan dan mulai cemburu pada Asrul.

Beberapa hikmah yang bisa diambil dari setiap lakon yang ditunjukkan dalam setiap episode, yaitu:

  • Tidak menunda untuk hal baik, khususnya sunnah Rasulullah berupa pernikahan. Menunda justru akan mendatangkan banyak masalah
  • Kesalahan masa lalu seseorang tidak bisa menjadi alasan untuk tidak menerima kebaikan yang disampaikan
  • Menjadi pemimpin harus amanah agar orang-orang yang dipimpin pun ikut merasakan kesejahteraan
  • Kemiskinan yang dibalut dengan kesombongan adalah salah satu hal yang sangat dibenci oleh Allah

PPT Jilid 3

Di satu sisi, Barong sedang diselidiki oleh Papanya Dara, wanita yang dicintai oleh Barong. Secara otomatis, papanya kaget dengan masa lalu si Barong dan kondisi riil-nya sekarang. Bang Jack pun ikut membantu Barong dalam memperbaiki pola pikir Papanya Dara. Sementara si Chelsea pun bahagia karena Marni menolak lamaran ustadz dan menerima kembali dirinya sebagai pendamping hidup.

Azzam dikejutkan dengan pilihan Aya untuk mundur dari posisi sebagai calon istrinya. Menyodorkan Kalila untuk berada di posisinya, menikah dengan Azzam. Di tengah proses ijab qabul berlangsung, saat Azzam dan Kalila duduk bersama di depan penghulu, tiba-tiba Kalila membacakan QS. Annisa ayat 3 dan selalu mengulang kalimat: “Aya yang seharusnya ada di sini.” Dan takdir Allah pun berlaku, Aya kemudian menjadi istri Azzam. Bang Jack, dan Chelsea-Barong-Juki yang datang terlambat pada acara tersebut mendengarkan ijab qabul diucapkan Azzam dengan nama mempelai wanitanya adalah Aya. Bang Jack kesal karena tidak datang tepat waktu dan menyalahkan Chelsea sebagai penyebab keterlambatan tersebut.

Asrul dan Udin mulai berusaha mencari jalan untuk naik haji, meskipun terkadang langkah yang diambil salah dan licik. Istri Asrul sudah mewanti-wanti agar suaminya mencari kerja, bukan dengan usaha yang membodohi orang lain.

Pak RW menuntut ganti rugi pada Pak Jalal karena doa yang dititip tidak dilakukan di depan Ka’bah melainkan di depan tolite kamar hotel di Mekkah. Namun, usahanya tidak berhasil karena Pak Jalal bukan orang bodoh dalam menanggapi karakter Pak RW yang selalu menjadikan uang sebagai tujuan.

Adapun hikmah yang bisa diambil dari sinetron singkat bernuansa religi,PPT Jilid 3 ini adalah sebagai berikut:

  • Cinta tak selamanya bisa dipaksakan. Terkadang mengikhlaskan orang yang dicintai akan lebih lega dan tidak membuang-buang waktu. Kalaupun ada rasa sakit, Allah masih punya kuasa membolak-balikkan rasa sakit tersebut seiring dengan berjalannya waktu.
  • Gelar haji sudah sepantasnya menjaga akhlak kita setiap hari dan setiap waktu
  • Kekuatan tekad dan usaha yang sungguh-sungguh untuk menjadi tamu Allah ke Baitullah, sudah pasti akan dibantu Allah juga. Meskipun status sosial bukan menyandang gelar “orang kaya” atau pejabat tinggi. Hanya hati yang benar-benar cinta dan ingin dekat pada Allah yang dibarengi usaha, maka “Naik Haji” bukan sesuatu yang mustahil.
  • Status sosial tidak bisa menjadi bahan untuk merendahkan sesama manusia. Bagaimana pun masa lalu orang tersebut. Pastinya, selama orang tersebut sudah melakukan taubat nasuha, maka yang penting adalah bagaimana menjalankan kehidupan hari ini dan seterusnya (masa depan).

PPT Jilid 4

Tampak warung makan yang ada di Kampung Kincir sudah tidak mengabaikan waktu shalat. Semua penjual warung meninggalkan warung dan dagangannya di saat shalat. Apapun aktivitas yang sedang dikerjakan, waktu shalat tidak bisa ditinggalkan. Dan kekuatan ummat ada pada kekuatan persaudaraan, salah satu contoh sederhana adalah dengan rapatnya shaf pada shalat berjamaah. Ummat yang banyak namun tidak terikat dalam persaudaraan yang baik, tetap tidak bagus.

Rasulullah tidak pernah mencela makanan. Kalaupun tidak suka dengan suatu makanan, Rasulullah tetap mencicipi sedikit dan berlalu pergi tanpa komentar apa-apa. Sifat Rasulullah ini muncul dan diangkat oleh Bang Jack di meja makan saat diundang ke rumah Azzam-Aya. Soalnya, Aya menghidangkan makanan yang sama sekali “aneh” karena semua makanan yang dimasak hanyalah sayuran yang direbus bersama nasi dan sambal. Bang Jack dan ketiga muridnya (Chelsea, Barong dan Juki) kemudian menerima dan tetap memakannya dengan lahap.

Persahabatan tidak boleh mengabaikan hak Allah. Begitulah kalimat yang dilontarkan istri Asrul ketika melihat suaminya bingung karena Udin tidak lagi ingin menemaninya naik haji, tetapi lebih memilih ingin membeli motor bebek untuk dimanfaatkan sebagai pekerjaan menjadi tukang ojek. Asrul sudah berkali-kali menasehati Udin bahwa uang yang dimilikinya saat ini merupakan amanah dari Baha dan Pak Jalal agar mereka melaksanakan ibadah haji.

Pak Jalal harus menghadapi ujian dari Allah dengan jatuh bangkrut. Seluruh koleksi tanahnya dijual oleh direktur perusahaan yang tidak lain adalah orang kepercayaan Pak Jalal sendiri. Dididik dari 0 untuk menjalankan perusahaan, namun tega mengkhianati kepercayaan yang diberikan. Selaras dengan kondisi tersebut, Ustadz Ferry pun batal diangkat untuk mengelola perusahaan.

Sementara itu, Trio Lakon Antagonis pun sedang pusing dan bingung dalam mengelola uang hasil temuan Bontek. Uang yang seharusnya dilaporkan ke pihak berwajib untuk disiarkan akan berita penemuannya.

Nah, hikmah yang bisa saya ambil dari PPT Jilid 4 ini adalah sebagai berikut:

  • Ibadah adalah urusan hamba dan Allah. Tidak ada hak bagi kita sebagai manusia memaksakan orang, sekalipun itu sahabat, untuk melaksanakan ibadah. Kewajiban kita hanya sebagai reminder
  • Barang temuan itu sebaiknya dikembalikan dan sesuai hukum Islam, tidak boleh dimiliki sampai ditemukan pemiliknya. Jangka waktu menanti pemilik barang hilang itupun hingga 1 tahun.
  • Kehidupan itu seperti roda, berputar. Kadang kita berada di atas (kehidupan yang enak dan menyenangkan dengan segala kepemilikan harta) tetapi suatu saat Allah bisa saja dengan mudahnya membalikkan keadaan tersebut. Ujian namanya. Sebab Allah sendiri sudah berfirman bahwa tidak akan beriman seseorang sebelum diuji oleh-Nya.
  • Rumah tangga adalah bahtera yang harus dijalankan dengan baik tanpa ada hal-hal yang tidak penting. Memikirkan orang ketiga (dalam hal ini perempuan/laki-laki lain) adalah salah satu hal buruk yang akan merusak rumah tangga.
  • Sebisa mungkin dalam hidup ini, kita senantiasa dikelilingi oleh-oleh teman-teman yang sholeh sehingga mampu selalu mengingatkan waktu kita pada kebaikan hingga akhir hayat.

PPT Jilid 5

Aya terjebak stress karena keguguran yang dialaminya. Apalagi disalahkan oleh mertuanya, Bu Widya (diperankan oleh Henidar Amroe) karena dianggap tidak becus menjaga kehamilan. Meskipun begitu, Azzam tetap mendukung istrinya dan menerima takdirNya atas keguguran tersebut.

Pada sisi lain, Bang Jack dan ketiga muridnya (Chelsea, Barong dan Juki) harus terusir dari musholla dan pension sebagai marbot. Hal tersebut terjadi karena Trio Lakon Antagonis (Pak RW dan kedua sahabatnya) menyebarkan isu bahwa kinerja marbot sebelumnya tidak becus dan perlu perbaikan. Akhirnya, kepengurusan musholla jatuh ke tangan Pak RW. Lambat laun, Bang Jack menyadari bahwa musholla tersebut ternyata dikomersilkan oleh mereka dengan pungutan infaq, sedekah dan sejenisnya yang ditentukan jumlahnya. Selain itu, Pak RW juga menyebarkan isu bahwa Makam Baha adalah makam keramat dan lagi-lagi ikut mengkomersialkan makam tersebut.

Sedangkan pada lakon Udin, yang masih menjadi hansip Kampung Kincir, sedang direpotkan oleh problema rumah tangga atas permintaan cerai istrinya. Asrul, sang sahabat, tidak membiarkan hal itu terjadi dan berusaha membantu, tetapi sayangnya justru makin menambah masalah.

Trio marbot (tepatnya mantan marbot) harus berusaha memperjuangkan kehidupan mereka di kota. Mereka kemudian ingin menjajaki dunia artis atau lawak. Namun, hal tersebut tidak dihadapi tanpa tantangan.

Dan untuk kisah Pak Jalal, bangkrut yang diderita membuat dirinya semakin sadar bahwa selama ini terlalu sibuk dengan urusan harta saja. Pak Jalal kemudian seolah pasrah pada keadaannya yang bersahaja. Dan kondisi Pak Jalal yang seperti itu membuat istrinya tidak mendukung hal tersebut.

PPT Jilid 6

Asrul kembali dari melaksanakan haji dan kemudian diuji lagi oleh Allah dengan keadaan yang kembali seperti sedia kala, yaitu hidup serba sulit. Kehidupan Asrul yang berbalik tersebut menjadikan Udin menertawakan dan merasa lebih beruntung dibandingkan sahabatnya Asrul.

Di sisi lain, Pak Jalal mulai bangkit dari kemalangan nasibnya setelah hidup bersahaja di gubuk Asrul. Loly sang pembantu yang genit dan selalu menggoda Pak Jalal membuat istri Pak Jalal risih dan “gemas” dengan sikap pembantunya itu.

Berbeda halnya dengan Bang Jack. Di dalam PPT Jilid 6 ini dikisahkan bagaimana usaha Bang Jack merebut hati Widya dengan sekuat tenaga. Tetapi, usaha tersebut tidak memberikan hasil sesuai harapan. Widya pun berusaha untuk menghindar dengan segala cara.

Sedangkan pada kisah rumah tangga Aya-Azzam, selalu saja ada hal yang memicu rasa cemburu Aya. Kalau pada jilid-jilid sebelumnya Aya cemburu dengan kehadiran Kalila, kali ini dia harus berhadapan dengan rasa cemburu pada perempuan muda, single dan cantik yang sekantor dengan Azzam.

Dan Kampung Kincir kini sedang menghadapi trend baru yaitu munculnya facebook yang menjadi pusat perhatian.

PPT Jilid 7

Pak RW sudah lengser dari jabatannya karena sudah tidak mendapatkan kepercayaan lagi dari warga. Untuk itu kedua sahabatnya berlomba menjadi ketua RW yang baru. Sementara itu, Bang Jack didatangi oleh keponakannya bernama Difa yang diminta orang tuanya untuk belajar agama. Difa masuk ke Kampung Kincir dengan rasa tidak senang dan mengajari Bang Jack serta warga lainnya untuk bergaya hidup lebih modern. Difa pun mengajak para petani untuk membuat grup facebook.

Di sisi lain ada Aya dan Azzam yang sedang program kehamilan. Ustad Ferry juga akhirnya bekerja sama dengan Azzam dalam penerbitan buku dan alqur’an. Namun sayangnya, hanya karena persoalan noda tinta di bawah huruf pada kalimat basmalah, menjadikan hasil terbitan tersebut harus segera ditarik. Bukan main kesalahan fatal yang ditimbulkan akibat noda tersebut. Harusnya kalimat basmalah itu adalah Bismillahir rahmanir rahiim, tetapi karena ada titik di bawah huruf “ha”, maka kalimat basmalah berubah menjadi Bismillahir rahmanir rajiim.

Karir mantan Trio Marbot berada di puncak karir. Barong pun menikah dengan Dara. Chelsea justru semakin resah setelah mendapat kabar kehamilan Dara sementara Marni belum ada tanda akan hamil. Juki masih tetap tinggal dengan Mak Juki dan bapak tirinya, Bang Uyan.

Asrul beralih profesi menjadi tukang bekam setelah mendapatkan ilmunya saat naik haji pada waktu yang lalu. Sementara si Udin galau dengan penemuan uang Pak Jalal yang tersangkut di atas plafon.

PPT Jilid 8

Bang Jack mendapatkan tugas baru di kota sesaat setelah kedatangan Uwak Yongki, saudaranya di kota. Anak saudaranya itu, Domino, ingin berpindah agama karena merasa bahwa agamanya sekarang tidak memberikan sumbangsih apa-apa. Bang Jack harus ke kota demi misi penyelamatan Domino agar tidak murtad. Namun, sampai di kota Bang Jack dihadapkan pada kondisi orang-orang yang jauh dari agama. Bahkan sekelas ustadz di pemukiman tempat Bang Jack tinggal pun seringkali mangkir dari mengimami shalat di musholla tersebut.

Bang Jack akhirnya “menularkan semangat spiritual” di daerah tersebut meskipun dengan berbagai rintangan, salah satunya adalah dijauhi warga setempat. Sang ustadz pun mulai risih dengan keberadaan Bang Jack karena tiga marbot yang ditugaskan menggantikannya diajar, dilatih dengan baik oleh Bang Jack. Bang Jack resah karena bacaan sholat marbot tersebut pun belum fasih.

Sebelum kejadian di atas, yang paling membuat seru adalah adegan sujud Bang Jack yang lama dan seperti orang mati. Padahal hanya tertidur. Namun,salah satu warga yang melihat kondisi Bang Jack yang sujud lama tersebut telah disiarkan bahwa Bang Jack meninggal dalam keadaan sujud. Alhasil, dengan bantuan tim forensik yang datang melihat kondisi tersebut kaget karena Bang Jack tiba-tiba bersin. Bang Jack akhirnya mengatakan bahwa tidur panjangnya itu terjadi akibat kekecewaan mendalam karena Widya menikah dengan Om Wijoyo (diperankan Slamet Rahardjo).

Dan yang membuat lucu karena semua persiapa upacara pemakaman sudah siap, bahkan lubang kubur pun sudah dibuat.

PPT Jilid 9

“Kesedihan tak akan pernah cukup untuk menghilangkan rasa bersalah. Anak kita meninggal karena Takdir, bukan karena kesalahan siapa pun. Karena untuk memberikan sesuatu yang besar, Allah mengambil yang kecil. Supaya manusia terlepas dari ketergantungannya,” Kata Aya pada Azzam dalam proses menyadarkan Azzam dari depresi.

Pada PPT Jilid 9 ini, saya fokus pada scene dimana Azzam tampil dengan wajah depresi saat kehilangan balitanya. Azzam seolah menghukum dirinya sendiri karena terlambat membawa anaknya ke rumah sakit saat sedang demam tinggi.

Yang jadi sorotan adalah Azzam akhirnya menjadi tidak beribadah dan menganggap Allah salah akan takdir yang diberikan padaNya. Padahal ujian kematian anaknya tersebut sejatinya adalah cara Allah untuk lebih menyempurnakan agamaNya dan selalu siap menghadapi persoalan hidup. Bang Jack pun tidak senang dengan kondisi depresi Azzam apalagi Azzam hanya duduk di musholla tetapi tidak pernah lagi ikut shalat.

***

Nah, tahun 2016 ini sudah muncul lagi PPT Jilid 10. Sudah satu dekade Bang Jack, Aya, Azzam, Trio Marbot dan para pendukung PPT hadir menemani setiap Ramadhan. PPT Jilid 10 pun kini sudah berakhir. Semoga tahun depan PPT tidak absen dan selalu menjadi sinteron yang sarat dengan makna Islam. Tidak memaksa beragama, namun menjadikan penontonya menjadi manusia beragama dengan kesadaran dan pemahaman yang benar.

Semoga sutradara Para Pencari Tuhan tetap diberikan umur panjang dalam membuat Jilid 11 tahun depan. Dan untuk Pak Deddy Mizwar bisa kembali menyutradarai sinetron dengan religi yang benar-benar “menghentak dada” tanpa harus merasa sakit.

One Response to “Review PPT Jilid 1-9: Memahami Islam Bersama Para Pencari Tuhan”
  1. Yoekaa says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *