Reuni Oh Reuni

Reuni Oh Reuni – Tamat sekolah memang membahagiakan. Lebih bahagia lagi jika setelah tamat ada pertemuan dengan teman-teman satu sekolahan. Yap, kerap dinamakan reuni. Namun, cerita reuni dalam sejarah angkatan saya di SMA (Angkatan 2003), rasanya reuni tidak pernah kunjung dihadiri oleh 90% alumni sesame angkatan.

Sedih? Iya. Persiapan yang dianggap sudah begitu matang lagi-lagi tidak pernah sukses menjadikan reuni sekolahan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kalaupun ada momen bertemu, tidak lain hanyalah pada hari raya saja. Itupun yang hadir hanya beberapa saja. Banyak yang sudah berada di negeri rantau. Bahkan ada yang sudah beberapa tahun tidak pernah pulang ke kampung halaman. Dan di sinilah saya bingung harus menceritakan soal reuni sekolahan.

Reuni Oh Reuni

Padahal kalau dipikir positif, reuni itu banyak manfaatnya lho, diantaranya:

  • Memperpanjang Usia; hal ini dikarenakan reuni adalah ajang untuk menyambung silaturahim yang terputus. Boleh jadi selama ini hanya menyambung silaturahim dengan kawan yang selalu dekat saat sekolah, tetapi dalam reuni bisa lebih luas lagi silaturahim yang dijalin
  • Menambah Koneksi; jika saat ini sedang menjalankan bisnis, reuni bisa menjadi ajang untuk memperluas koneksi. Contohnya saya yang sedang menjalankan bisnis percetakan undangan via online, maka saya bisa menjadikan reuni sebagai ajang penawaran untuk menjadi reseller bahkan cabang dimana teman tersebut tinggal.
  • Menambah Wawasan; hal ini bisa didapatkan ketika bercengkerama dengan teman-teman saat reuni. Kok bisa? Pastinya bisa karena teman-teman yang datang tentu memiliki cerita tersendiri mengenai pekerjaan, keluarga bahkan mungkin masalah yang ingin dipecahkan. Dengan begitu, wawasan tentang kehidupan semakin banyak.

Dan mungkin masih banyak lagi manfaat reuni yang bisa diperoleh. Namun, kembali lagi saya harus mengatakan bahwa reuni untuk angkatan saya semoga bisa terwujud di tahun 2017 mendatang. Wish me luck sehingga bisa menghadirinya. Maklum, lokasi saya sudah berada di pulau berbeda. But, never impossible if we really need it, right?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *