Philips AVENT New Parents Class Surabaya Semarakkan Pekan ASI Dunia

Philips AVENT New Parents Class Surabaya Semarakkan Pekan ASI Dunia – Sabtu 30 Juli 2016 lalu, saya diundang oleh perusahaan yang memiliki sejarah panjang dalam menyediakan inovasi penuh makna untuk kehidupan banyak orang, Philips, tepatnya Philips AVENT. Philips AVENT, merupakan pemimpin kategori produk ibu dan anak, menyelenggarakan sebuah event berupa “Philips AVENT New Parents Class” sebagai bentuk dukungan akan Pekan ASI Dunia.

Avent New Parents Class

Bertempat di Java Paragon Hotel Surabaya, Philips berhasil menghadirkan lebih kurang 200 orang tua dan calon orang tua baru untuk mengikuti pelatihan eksklusif seputar Manajemen Laktasi, Perawatan Bayi dan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Philips AVENT bekerja sama dengan beberapa rumah sakit yang ada di Surabaya dalam rangka memberikan pengetahuan sejak dini mengenai ASI eksklusif. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Ratna Kurniawati selaku Manager Mother and Child Care, Philips Personal Health Indonesia bahwa untuk membangun kepercayaan diri dan dukungan tidak hanya bagi Ibu, tetapi juga ayah, Philips AVENT bersama dengan 12 rumah sakit ternama membantu terutama para calon orang tua baru dalam menyambut sang buah hati dan memberi mereka awal terbaik dalam hidupnya. Philips AVENT New Parents Class ini adalah bagian dari upaya meneruskan komitmen dalam mendukung pemberian ASI eksklusif sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar ASI eksklusif diberikan hingga bayi berusia 6 bulan. Philips AVENT berkomitmen untuk mendukung ibu di setiap tahapan agar dapat menyusui lebih lama.

Produk Philips AVENT - Pompa ASI

Karena ini merupakan pelatihan bagi orang tua baru, maka Philips AVENT pun tidak segan-segan menghadirkan para ahli di bidangnya masing-masing. Ketiga ahli memberikan ilmu pengetahuan bahkan metode praktik langsung agar peserta yang hadir benar-benar semangat dan percaya diri dalam memberikan yang terbaik untuk si buah hati. Beriku ketiga sesi pelatihan yang saya akan rangkum sebagai berikut:

Manajemen ASI dan Menyusui by dr. Dian Pramastuti, Sp.A (RS. Siloam Surabaya)

Manajemen ASI

Dengan penampilan anggun namun high quality knowledge, dr. Dian berhasil membuat saya benar-benar bangga memberikan ASI eksklusif pada anak saya, Salfa. Penjelasan materi yang dipaparkan tentang ASI semakin meyakinkan bahwa tidak ada asupan terbaik saat usia 0-6 bulan pada bayi selain ASI. Mengapa? Karena ASI itu sendiri mengandung:

  • Zat Anti Bodi
  • Sel darah putih
  • Pencahar
  • Faktor pertumbuhan
  • Tinggi vitamin

Selain itu, ASI dan Susu Formula sangat jauh berbeda meskipun produsen susu formula senantiasa memberikan inovasi terbaik dalam kandungan produk yang dibuatnya. Perbedaannya antara lain terletak pada:

  • Kandungan laktosa ASI lebih banyak dibandingkan dengan susu formula
  • Kandungan protein ASI lebih sedikit dibandingkan dengan Susu formula
  • ASI lebih condong menutrisi otak sedangkan susu formula lebih kepada otot
  • ASI mengandung sedikit casein tetapi mudah dicerna sedangkan susu formula sebaliknya, banyak tetapi sulit dicerna

Tak hanya itu, dr. Dian pun memberikan gambaran bagaimana cara sukses menyusui ASI sehingga tidak ada lagi ibu-ibu yang merasa gagal memberikan ASI. Meskipun ada saja beberapa faktor sehingga ASI ibu tidak keluar sebagaimana yang seharusnya. Menanggapi New Parents Class ini, dr. Dian mengatakan keberhasilan pemberian ASI bergantung pada faktor internal dan eksternal. Menegtahui dan memahami bagaimana mengelola ASI, dengan teknik, tips dan trik, akan membantu orang tua untuk merasa lebih nyaman dan siap. Dengan pengetahuan yang cukup dan dukungan tidak hanya dari suami tetapi juga dari lingkungan sekitar, ibu akan memiliki kenyamanan yang dia butuhkan dalam membangun kepercayaan diri untuk menghasilkan ASI yang cukup bagi bayinya.

Posisi Pelekatan Mulut dan Puting Saat Menyusui 1 Posisi Pelekatan Mulut dan Puting Saat Menyusui 2

Gambar: Posisi Pelekatan Mulut Bayi dan Puting Saat Menyusui

Setelah memberikan materi soal ASI pun, dr. Dian masih dengan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar ASI bersama para awak media di ruangan khusus. Sebab durasi yang terbatas memang tidak akan pernah cukup untuk membahas soal Manajemen ASI. Karena setelah sesi Manajemen ASI, dilanjutkan dengan kelas perawatan bayi.

Pijat Bayi by dr. Stefani, Sp.KFR (RS. Nasional Surabaya)

Menurut dr. Stefani, pijat bayi itu sangat penting karena disitulah letak keintiman ibu dan bayi. Aktivitas skin to skin yang terjadi mampu membentuk kualitas tidur bayi yang baik dan nyenyak pastinya. Pijat bayi bisa dilakukan untuk bayi usia 0 hingga 5 tahun.

Pijat Bayi

Nah, berikut manfaat pijat bayi yang dipaparkan oleh dr. Stefani:

  • Mengusir rasa tidak nyaman saat bayi mengalami pertumbuhan gigi, gangguan pencernaan dan stress
  • Mempercepat myelinasi
  • Melatih respon saraf bayi
  • Meningkatkan kualitas tidur bayi
  • Merangsang kerja saraf vagus
  • Membantu pertumbuhan massa otot
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan pasokan oksigen
  • Melancarkan sirkulasi tubuh
  • Meningkatkan kinerja indera sensorik
  • Meningkatkan berat badan bayi

Selain itu juga, dr. Stefani memberikan praktek langsung bagaimana memijat bayi yang baik dan benar di hadapan seluruh peserta yang hadir.

Praktek Pijat Bayi

Lanjut ke materi ketiga atau terakhir…

Pemberian Makanan Tambahan atau MPASI by dr. Bambang Wirdjadmadi, MS, MCN (RS. Husada Utama Surabaya)

Setelah memberikan ASI eksklusif pada selama 6 bulan penuh, sudah saatnya ibu atau orang tua memberikan makanan tambahan. Sebab kebutuhan bayi akan sumber energy semakin besar. ASI sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan bayi.

Makanan Pendamping ASI

Lalu, bagaimana menyiapkan makanan tambahan yang baik untuk bayi? dr. Bambang memberikan 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang AKU INGIN SEHAT bagi seluruh peserta, yaitu:

  • Atur dan makanlah aneka ragam makanan
  • Kurangi gula
  • Upayakan mengkonsumsi karbohidrat setengah dari kecukupan energy
  • Ingat lemak dan minyak hanya seperempat kebutuhan energy
  • Nikmat makanan sumber zat besi
  • Gunakan garam beryodium
  • Ibu yang baik hanya memberi ASI pada bayi hingga 6 bulan
  • Nikmat sarapan pagi setiap hari
  • Selalu minum air bersih 6-8 gelas perhari
  • Hindari minuman beralkohol
  • Amankan tubuh dari makanan tercemar
  • Teratur melakukan olahraga

Hmm… benar-benar kelas parenting yang memberikan semangat untuk tetap mensukseskan pemberian ASI plus pandai memilah makanan yang baik untuk sebagai makanan tambahan selain ASI. Dan Philips AVENT berada di lini terdepan selama lebih dari 30 tahun untuk terus berinovasi dalam menanggapi perubahan gaya hidup dan kebutuhan ibu dan bayi. Mulai dari Pompa ASI hingga botol susu natural karena Philips AVENT mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan orang tua saat pemberian ASI sudah masuk pada waktunya.

Dukung ASI Eksklusif

So, bersama Philips AVENT ayo gencarkan semangat pemberian ASI kepada bibit-bibit generasi penerus bangsa. Pemerintah kita pun perlu dukungan dalam mensukseskan sosialisasi kepada masyarakat tentang penting dan manfaat pemberian ASI. Sebab menurut data dari Pusdatin, hanya 54,3% ibu yang memberikan ASI kepada bayinya. Hal ini tentu belum mencukupi angka target sebesar 80% ibu yang seharusnya memberi ASI pada bayinya.

Dengan tagline #ibunyamanASIlancar menjadikan Philips AVENT akan selalu memberikan yang terbaik untuk ibu dengan produk-produk berkuaitas.

Saya dukung ASI eksklusif, kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *