Larangan “Minum Berdiri” (fakta Medis)

Dalam Islam, diatur adab-adab yang senantiasa kita lakukan setiap hari. Conth kecilnya adalah minum. Islam menganjurkan kita untuk minum sambil duduk dan sebaiknya tidak dalam keadaan berdiri.

Why??? Mungkin kita terus bertanya-tanya apa alsannya dan hikmah dibalik anjuran tersebut. Yuk kita simak bersama…

Di dalam tubuh manusia, ada organ yang bernama sfringer. Sfringer adalah saringan yang terbuka ketika duduk dan menutup di saat berdiri. Air yang kita minum tidak 100% steril dan kita juga tidak mampu meyakini kesterilan air yang kita minum tersebut.Jika kita minum sambil berdiri, maka air tidak aka tersaring karena sfringer tertutup dan air akan langsung masuk ke kandung kemih. Hal ini akan memicu terjadinya atau terbentuknya kristal-kristal di dalam ginjal. Nah, jika terbentuk kristal tersebut, secara otomatis akan menyebabkan penyakit ginjal, seperti kencing batu dan penyakit ginjal lainnya akibat terakumulasinya kristal dalam ginjal.

 

Ureter

Ureter dalam Organ Tubuh Manusia

Nah teman-teman, sekarang sudah tahukan bahwa sebenarnya Islam sangat menyayangi pengikutnya. Sunnah Rasul inipun sangat bermanfaat bagi manusia. Sekarang, tergantung kalian saja. Mau sehat atau tidak…

Selamat minum dengan tidak berdiri yah teman-teman… ^^v

 

12 Responses to “Larangan “Minum Berdiri” (fakta Medis)”
  1. Dede rohali says:
  2. galuhsurya says:
  3. baha andes says:
    • Rahmah says:
      • baha andes says:
        • Rahmah says:
  4. Batavusqu says:
  5. silvia says:
  6. zahra says:
  7. annisa says:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *