Kusayang Mama, Meski….

November 1984 tepatnya tanggal 18…
Hidupmu berpaling untuk mengurusiku, bayi yang amat manis dan lucu…
Hingga tak lagi memperhatikan kebutuhanmu sendiri…

 

Tahun 1987 kemudian berubah kembali setelah si tampan Fadel lahir…
Hingga waktumu habis untuk kami…

 

Dan tanpa terasa, setahun kemudian Radil-pun ikut terlahir ke dunia ini…
Membuat rumah semakin ramai dan membuat papa semakin menjadi bahagia…

 

Kami merasakan kasih sayang itu…
Meski aku tahu dirimu terasa letih dan ngantuk…
Hingga anugerah Allah pun mendatangkan Fika di keluarga kita…

 

Mama, sebenarnya aku sayang mama…
Meski kusadari bahwa terkadang kemauan kita berbeda…
Mama, sebenarnya aku ingin memeluk mama…
Meski sakit yang pernah ada masih sangat membekas di hatiku…

 

Mama…
Jika saja mama tahu, bahwa akupun ingin menjadi yang terbaik untukmu
Meski selalu saja langkahku terlihat salah di pelupuk matamu…

 

Mama…
Kini papa telah tiada…
Cuma mama yang menjadi semangatku sekarang…
Meski seringkali air mata yang kuperoleh…

 

Mama…
Apapun itu, aku sayang mama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *